
Massa mahasiswa berpakaian almamater merah berunjuk rasa di depan Mapolrestabes Surabaya, Sabtu (30/8), menuntut pembebasan rekan mereka yang ditahan. (Istimewa)
JawaPos.com – Aksi unjuk rasa di depan Mapolrestabes Surabaya, Sabtu (30/8), berlangsung panas. Ribuan mahasiswa dari berbagai kampus bergabung menyuarakan tuntutan pembebasan rekan-rekan mereka yang ditahan setelah aksi solidaritas Affan Kurniawan sehari sebelumnya di Grahadi.
Para mahasiswa datang mengenakan jas almamater dan membawa bendera organisasi. Sebuah mobil komando diparkir tepat di depan gerbang Mapolrestabes untuk memimpin jalannya orasi.
“Kami hadir untuk menjemput teman-teman yang masih ditahan. Keselamatan mereka adalah tanggung jawab kita bersama,” seru salah satu orator dari atas mobil komando.
Menanggapi itu, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan turun langsung menemui massa. Ia memastikan mahasiswa yang sebelumnya diamankan sudah dibebaskan.
“Tadi kami sudah berdiskusi dengan LBH. Seluruh mahasiswa yang sempat kami bawa ke Mapolrestabes sudah diserahkan kembali kepada LBH,” ujar Luthfie di hadapan peserta aksi.
Ia juga berpesan agar mahasiswa tetap menjaga jalannya aksi tanpa terprovokasi. “Sampaikan aspirasi dengan damai, jangan sampai tercoreng oleh tindakan yang merugikan,” imbuhnya.
Namun, situasi berubah tegang setelah audiensi berakhir. Sekelompok orang tak dikenal tiba-tiba melemparkan botol air mineral dan batu ke arah massa. Lemparan kemudian berlanjut dengan kayu hingga petasan yang diarahkan ke dalam Mapolrestabes.
Polisi akhirnya membalas dengan menyemprotkan water cannon dan menembakkan gas air mata. Pasukan antihuru-hara yang bertameng lengkap kemudian mendorong massa menjauh dari lokasi.
Beberapa orang diamankan aparat dan dibawa ke dalam Mapolrestabes. Hingga petang, situasi mulai berangsur terkendali, meski sebagian massa mahasiswa masih bertahan di sekitar Jalan Veteran. (*)

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
