Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 Agustus 2025 | 02.51 WIB

Imbas Kasus Balita Luka-Luka, Mami Daycare di Medokan Ayu Surabaya Ditutup, Orang Tua Korban Sebut Cabang Lain Masih Buka

Korban EJK yang mengalami luka-luka saat dititipkan di Mami daycare Medokan Ayu. Kini, daycare tersebut ditutup oleh Pemkot Surabaya. (Istimewa) - Image

Korban EJK yang mengalami luka-luka saat dititipkan di Mami daycare Medokan Ayu. Kini, daycare tersebut ditutup oleh Pemkot Surabaya. (Istimewa)

JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menutup Mami Daycare, tempat penitipan anak di medokan Ayu Surabaya, yang menjadi TKP kasus balita perempuan berusia 1 tahun mengalami luka-luka saat dititipkan.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menegaskan penutupan operasional ini bukan tanpa alasan. Daycare itu terbukti tidak mengantongi izin resmi dari Pemkot Surabaya.

"Setelah kejadian (kasus balita luka-luka) dan disaksikan, kita tutup daycare-nya karena tidak ada izin," ujar Eri seusai menghadiri Perayaan Puncak Hari Anak Nasional di kompleks Tugu Pahlawan, Surabaya pada Kamis (21/8).

Sebagai informasi, pengalaman memilukan dialami oleh balita asal Sidoarjo berinisial EJK, 1 tahun.

Ia mengalami luka-luka saat dititipkan di Mami Daycare, Medokan Ayu, Rungkut, Surabaya pada awal Juni 2025.

Tubuh mungil EJK dipenuhi luka di beberapa bagian tubuh, mulai dari memar di pipi, bekas gigitan di telinga, hingga memar pada lengan kanan atas. Pihak daycare berdalih EJK digigit oleh balita lain yang satu kamar dengannya.

Menanggapi penutupan daycare, ibunda korban berinisial DF, 31 tahun, warga Sedati, Sidoarjo meminta Pemkot Surabaya untuk berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Timur. Pasalnya, Mami Daycare juga beroperasi di daerah lain.

“Menurut saya perlu koordinasi juga dengan pemerintah provinsi (Jawa Timur), karena Mami Daycare punya cabang di Sidoarjo,” tutur DF ketika dikonfirmasi awak media via pesan WhatsApp, Kamis (21/8).

JawaPos.com lantas mencari informasi terkait cabang Mami Daycare di Sidoarjo. Berdasarkan Google Maps, Mami Daycare memang memiliki cabang di Sukodono, Sidoarjo, namun keterangannya tutup permanen.

“Diam-diam beroperasi. Banner diturunkan, Maps ditulis tutup permanen, tapi masih ada aktivitas penitipan anak,” ucap DF.

Sementara Mami Daycare cabang Surabaya, menurut DF, masih beroperasi dan menerima penitipan anak pasca insiden balita luka-luka.

Meskipun berujung damai, orang tua korban sempat membawa kasus ini ke jalur hukum. Mereka melaporkan pemilik daycare atas dugaan kelalaian ke Polda Jawa Timur.

Laporan itu tercatat dengan nomor LP/B/789/VI/2025 /Polda Jawa Timur tertanggal 5 Juni 2025.

"Perdamaian disepakati karena pihak keluarga masih melihat ada kemauan dari pihak daycare untuk mengevaluasi diri dan bertanggung jawab. (Laporan kepolisian) juga sudah kami cabut," imbuh DF.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore