
Unit Jatanras Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak amankan dua tersangka tawuran pelajar di Surabaya Utara, sempat viral di media sosial. (Dokumentasi Polres Pelabuhan Tanjung Perak)
JawaPos.com - Unit Jatanras Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak bergerak cepat menangani aksi tawuran pelajar yang terjadi di daerah Surabaya Utara. Aksi tersebut terekam kamera warga dan viral di media sosial.
Tidak butuh waktu lama, polisi berhasil mengamankan dua orang tersangka tawuran. Mereka adalah NA, 18 tahun , warga Kedungmangu Masjid, serta FA, 18 tahun, warga Jalan Kedungmangu II, Surabaya.
"Dua tersangka kami amankan beserta barang bukti tiga senjata tajam (sajam), busur dan dua pipa bentuk celurit," ujar Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP M Prasetyo melalui Kasi Humas, Iptu Suroto, Kamis (21/8).
Sebelumnya, viral di media sosial Instagram video tawuran pelajar di daerah Jalan Tenggumung Baru, Kecamatan Semampir, Surabaya Utara. Mereka berlarian sambil membawa senjata tajam celurit.
"Tolong pak @ericahyadi_ @cakj1 @polrestanjungperakofficial @humaspolrestabessby, Kejadian Tawuran Selasa pagi 19 Agustus 2025," tulis akun Instagram @loversurabaya di caption unggahan, dikutip Kamis (21/8).
Dalam video amatir berdurasi 25 detik tersebut, terlihat puluhan pelajar berlarian di jalan sambil membawa senjata tajam, berupa cluring panjang. Aksi kejar-kejaran itu sontak menjadi tontonan warga.
Tidak sedikit pengguna jalan yang memilih berhenti di bahu jalan karena takut diserang pelajar yang tawuran. Tidak hanya membawa saham, sejumlah pelajar juga terlihat melempar sebuah benda menyerupai batu.
Tak lama setelah kejadian, Unit Jatanras Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak langsung melakukan penyelidikan dan mengamankan rekaman CCTV di lokasi. Dua tersangka akhirnya diamankan di rumahnya masing-masing, Rabu (20/8).
Diketahui, kedua tersangka tergabung dalam kelompok Warnyong dan Warpai. Saat diamankan, polisi menemukan berbagai senjata tajam, seperti busur dan pipa berbentuk celurit di sebuah rumah kosong, Jalan Kedungmaru II.
Rumah kosong tersebut diduga dijadikan markas salah satu kelompok remaja ini untuk menyimpan senjata. "Kami masih terus menyelidiki siapa saja yang terlibat. Hingga saat ini masih kami kembangkan," tukas Iptu Suroto.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
