
Anak-anak yang diduga ditelantarkan oleh orang tuanya di Yosowilangun, Kebomas, Kabupaten Gresik saat disambangi Ketua Komisi IV DPRD Gresik Muchammad Zaifuddin. (Galih/Jawa Pos)
JawaPos.com - Dua bulan belakangan, lima bersaudara di Kabupaten Gresik harus menjual perabotan untuk menyambung hidup, karena anak-anak itu diduga ditelantarkan oleh orang tuanya.
Kelima anak itu, tiga laki-laki dan dua perempuan, tinggal di sebuah kontrakan di Desa Kembangan, Kebomas, Gresik. Yakni ES (21), AN (19), DE (13), KI (11) dan CE (3).
Dua anak yang sudah masuk usia dewasa itu kemudian dipekerjakan di Desa Yosowilangun untuk membantu program Makan Bergizi Gratis (MBG). Anak pertama dan kedua itu hanya lulusan SMP.
Sedangkan tiga anak lainnya dibawa ke Rumah Aman milik Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBP3A) Gresik.
“Untuk sementara diberi pendampingan konseling oleh tim KBP3A. Sembari kami berkoordinasi dengan pihak sekolah,” ucap Kasi Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Gresik Alvi Ariyanto.
Dua anak yang masih usia sekolah tersebut diketahui sempat mengeyam pendidikan di SD di wilayah kota.
Namun belakangan mereka putus sekolah. Sementara si bungsu belum memiliki akta kelahiran. Sehingga belum tercatat dalam kartu keluarga.
Kondisi memprihatinkan lima bersaudara itu terjadi sejak sang ayah, AL meninggal dunia akibat kecelakaan kapal dua tahun silam. Sementara sang ibu, SA, diduga sering pergi meninggalkan rumah dalam waktu lama.
“Anak-anak ini makan dengan cara menjual perabotan rumah. Mulai galon hingga AC. Warga sekitar juga turut membantu karena merasa iba,” kata Ketua Komisi IV DPRD Gresik Muchammad Zaifuddin.
Bahkan, kini mereka terancam diusir dari kontrakan. Sebab masih ada tunggakan sebesar Rp 10 juta.
Politikus Partai Gerindra itu langsung mengunjungi kontrakan lima anak tersebut dan berkoordinasi dengan Dinsos.
“Ini nanti kita tindaklanjuti agar hak-hak dasar tidak sampai putus. Terutama sekolah dan kependudukan,” ujarnya.
Pihaknya juga mengapresiasi para tetangga dan pemerintah desa Yosowilangun. “Kami mengapresiasi semua pihak yang mau berkolaborasi untuk menyelesaikan permasalahan di Gresik,” pungkasnya.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
