Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 11 Agustus 2025 | 22.04 WIB

Salurkan Bansos Rp 12,68 Miliar untuk warga Sampang, Gubernur Jatim Khofifah: Insya Allah Masyarakat Sampang Tidak Judi Online

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menyalurkan bansos untuk masyarakat Sampang, Minggu (10/8). (Humas Pemprov Jatim) - Image

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menyalurkan bansos untuk masyarakat Sampang, Minggu (10/8). (Humas Pemprov Jatim)

JawaPos.com - Temuan PPATK soal ratusan ribu penerima bantuan sosial (bansos) bermain judi online (judol) mendapat atensi khusus Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. 

Saat menyalurkan bansos senilai Rp. 12.687.007.900 atau Rp 12,68 miliar untuk masyarakat Sampang, Minggu (10/8), Ia mengingatkan penerima agar memanfaatkan bantuan secara tepat dan produktif.

"Saya pastikan Insya Allah masyarakat Sampang tidak melakukan itu (judol). Manfaatkan bantuan sebaik-baiknya agar bisa mengangkat ekonomi keluarga dan membuat masyarakat Sampang naik kelas," ujar Khofifah, Senin (11/8).

Adapun bantuan yang diberikan antara lain: Bantuan Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas kepada 194 orang penerima manfaat berupa uang Rp 3.600.000 per tahun dengan total Rp 688.400.000. 

Kemudian alat bantu mobilitas lansia dan penyandang disabilitas sebanyak 37 unit senilai Rp 174.623.000, PKH Plus kepada 2.872 keluarga penerima manfaat berupa uang Rp 2.000.000 per tahun dan sembako.

Lalu penyerahan Bantuan Langsung Tunai (BLT) buruh pabrik rokok kepada 11 orang penerima berupa uang Rp 1.325.900 per tahun dengan total Rp 14.584.900 dan sembako, serta bantuan sosial lainnya.  

"Dengan total bantuan sosial yang diserahkan senilai Rp 12,68 Miliar diiringi lantunan sholawat, maka program bansos menguatkan permodalan yang berdampak pada kekuatan ekonomi masyarakat Sampang," seru Khofifah.

Sebelumnya, temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) soal ratusan ribu penerima bantuan sosial (bansos) terindikasi bermain judol, belakangan menjadi sorotan publik.

Nominal transaksinya pun tak main-main, mulai ratusan ribu hingga lebih dari Rp 100 juta. Padahal, penerima bansos seyogianya menggunakan bantuan tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan hidup.

"PPATK telah mengirimkan kembali hasil padanan data. Yang terindikasi terlibat judi online sebanyak 603.999 KPM (Keluarga penerima manfaat," ujar Menteri Sosia, Saifullah Yusuf di Jakarta, Kamis (7/8).

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore