
Penyidik Polda Jatim menunjukkan barang bukti pemerasan terhadap Kadispendik Jatim Aries Agung Paewai yang dilakukan dua mahasiswa, Kamis (24/7/2025). (Juliana Christy/Jawa Pos)
JawaPos.com — Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur mengungkap kasus pemerasan dan pengancaman terhadap Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai.
Dua pelaku yang masih berstatus mahasiswa, SH alias BS (24) asal Bangkalan dan MSS (26) asal Pontianak, diringkus dalam operasi tangkap tangan (OTT) di sebuah kafe di Surabaya, Sabtu (19/7) malam.
Keduanya mengaku sebagai anggota organisasi bernama Front Gerakan Rakyat Anti Korupsi (FGR) yang ternyata fiktif dan tidak terdaftar secara resmi.
“Organisasi ini hanya beranggotakan dua orang, yaitu para tersangka sendiri. Tidak memiliki legalitas dan tidak terdaftar di instansi terkait,” ujar Kabidhumas Polda Jatim, Kombespol Jules Abraham Abast, dalam konferensi pers, Kamis (24/7).
Modus yang digunakan adalah mengirim surat pemberitahuan aksi demonstrasi kepada Dinas Pendidikan Jatim dengan tuntutan agar korban dijadikan tersangka dalam kasus korupsi dana hibah dan dugaan perselingkuhan.
Tak hanya itu, para tersangka juga menyebarkan isu tersebut melalui media sosial TikTok dan Instagram.
Dalam pertemuan di sebuah kafe di Jalan Ngagel Jaya Selatan, Surabaya, SH dan MSS meminta uang sebesar Rp 50 juta kepada korban sebagai syarat agar demo dibatalkan dan isu di media sosial diturunkan. Namun saat itu, hanya tersedia Rp 20.050.000.
“Kami berhasil mengamankan para tersangka saat menerima uang tersebut sekitar pukul 23.00 WIB. Ini murni aksi pemerasan dengan ancaman terhadap korban,” tegas Kombes Jules.
Barang bukti yang disita antara lain uang tunai Rp 20.050.000, dua unit ponsel, satu sepeda motor Honda Scoopy, serta surat pemberitahuan demo atas nama FGR.
Kombes Jules juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor bila mengalami kejadian serupa. “Kami akan rahasiakan identitas pelapor. Informasi sekecil apapun akan kami tindaklanjuti,” tuturnya.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
