
gunungan Sampah di TPA Benowo, yang nantinya akan diubah menjadi energi melalui PLTSa. (Riana Setiawan/Jawa Pos)
JawaPos.com - Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Jawa Timur menyebut udara di sekitar PLTSa (Pembangkit Listrik Tenaga Sampah) Benowo, Surabaya, sudah melampaui ambang batas yang ditetapkan WHO dan Pemerintah Pusat.
Staf Kampanye Divisi Jaringan Publik, WALHI Jawa Timur, Muhammad Jibril mengungkapkan, dari hasil penelitian, kualitas udara di sekitar PLTSa Benowo rata-rata untuk PM2.5 mencapai 26,78 µg/m³.
Itu hampir dua kali lipat dari batas harian WHO dalam Global Air Quality Guideline sebesar 15 µg/m³. Bahkan pada beberapa titik pemantauan, nilai PM2.5 melampaui 100 µg/m³. Ini tergolong sangat berbahaya.
"Dan kalau secara nasional itu ditetapkan oleh pusat di angka 55 µg/m³ untuk PM2,5. Kalau untuk PM10 data kami ratanya 1 hari itu bisa sampai 150 µg/m³," ujar Jibril di Surabaya, Kamis (24/7).
Kualitas udara di PLTSa Benowo yang melebihi ambang batas polusi bisa membahayakan kesehatan warga sekitar. Partikel PM2.5 bisa menembus paru-paru hingga ke darah, memicu peradangan dan kerusakan jaringan.
Paparan jangka panjang terhadap PM2.5 terbukti meningkatkan risiko kanker paru, stroke, hingga kematian dini. Dampaknya bersifat kumulatif, makin berbahaya jika terpapar terus-menerus tanpa perlindungan yang memadai.
"Jadi, pelampauan ini yang kemudian bikin kekhawatiran karena dampaknya akan sangat terasa ke masyarakat lokal (sekitar PLTSa Benowo) apalagi soal ancaman potensi kesehatan," sambungnya.
Dalam waktu dekat, WALHI Jawa Timur akan menyusun policy brief untuk melakukan FGD dengan DLH Surabaya, agar pemerintah dapat merumuskan kebijakan pengendalian polusi udara dari aktivitas pembakaran di PLTSa Benowo.
"Jadi, minggu depan kami sudah bersurat ke DLH untuk melakukan audiensi dan tinggal nunggu jawabannya. Kalau memang nggak ada jawaban, kemungkinan besar kita akan melakukan semacam aksi simbolik di depan kantor DLH," imbuh Jibril.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
