
Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga Djazuly Chalidyanto. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com-Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga Djazuly Chalidyanto menyoroti kebijakan Presiden Prabowo Subianto mengizinkan rumah sakit asing beroperasi di Indonesia.
Djazuly menilai kebijakan tersebut belum mendesak. Masih banyak masalah kesehatan yang seharusnya menjadi fokus pemerintah, seperti kematian ibu-bayi, HIV, TBC, stunting, dan masalah kesehatan lainnya.
Alih-alih menambah jumlah rumah sakit lewat izin RS asing, Djazuly menyarankan pemerintah fokus menyelesaikan masalah kesehatan. Apalagi rasio tempat tidur rumah sakit menurut WHO sudah terpenuhi di Indonesia.
"Justru yg perlu menjadi perhatian itu distribusi atau pemerataan RS. Penting bagi pemerintah untuk dapat memastikan ketersediaan RS di seluruh pelosok negeri daripada menambah jumlahnya,” ujar Djazuly, Rabu (23/7).
Menurut dia, yang lebih diperlukan Indonesia adalah peningkatan pelayanan rumah sakit, tidak semata-mata menambah RS. Djazuly sering melihat RS ada secara fisik, namun tenaga medis maupun alat medisnya terbatas.
“Kadang yang ditemui di lapangan, jumlah RS banyak namun belum optimal memenuhi standar pelayanan. Ini yang perlu diperkuat. Keselamatan pasien harus diperhatikan serius dalam pelayanan di RS," tambah Djazuly Chalidyanto.
Meski demikian, Djazuly berharap RS asing bisa membantu mengatasi keterbatasan layanan kesehatan di daerah terpencil, asalkan tetap mengikuti standar pelayanan rumah sakit yang berlaku di Indonesia.
Jika standar pelayanannya lebih unggul, kehadiran RS asing akan mampu mendorong peningkatan mutu rumah sakit nasional. Selain itu juga berdampak positif pada pemerataan akses dan kualitas kesehatan masyarakat.
"Selama keberadaan RS asing mengikuti regulasi di Indonesia, keberadaan RS asing tidak akan mempengaruhi tenaga kesehatan, justru akan meningkatkan mutu pelayanan RS di Indonesia," tukas Djazuli.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
