Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 23 Juli 2025 | 20.31 WIB

MINI Cooper Terbakar saat Diservis di Surabaya, Diduga Akibat Korsleting

Kebakaran mobil MINI Cooper S saat servis di Surabaya, diduga akibat korsleting listrik. (Istimewa) - Image

Kebakaran mobil MINI Cooper S saat servis di Surabaya, diduga akibat korsleting listrik. (Istimewa)

JawaPos.com–Sebuah mobil MINI Cooper S terbakar saat diservis di bengkel PT Plaza Auto Raya, Authorized MINI Dealer di Jalan Mayjen HR Muhammad, Selasa (22/7) malam.

Api dengan cepat membakar bagian mesin hingga bodi mobil sebelum berhasil dipadamkan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya.

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 19.01 WIB oleh salah satu staf di lokasi. Dari keteringan petugas di lokasi, api muncul dari bagian kap mobil saat mobil dalam kondisi menyala ketika diservis. Terlihat asap keluar lebih dulu sebelum api membesar.

Dua unit tempur dari Pos Pakis langsung dikerahkan dan tiba tiga menit kemudian. Api berhasil dipadamkan pukul 19.12 WIB dan proses pembasahan selesai pada pukul 19.35 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, bagian mesin mobil hangus 100 persen dan sekitar 70 persen bodi mobil turut terbakar.

Kepala Bidang Pemadaman DPKP Surabaya Wasis Sutikno mengatakan, penyebab kebakaran diduga kuat akibat korsleting listrik.

“Ya, dari informasi yang kami terima, diduga korsleting listrik menjadi pemicu munculnya api,” ujar Wasis Sutikno kepada Jawa Pos, Rabu (23/7).

Mobil yang terbakar merupakan milik pelanggan yang tengah menjalani proses servis. Aparat kepolisian dan tim investigasi DPKP masih mendalami detail penyebab teknis kebakaran.

Kapolsek Dukuh Kompol Masdawati Saragih saat dikonfirmasi juga belum memberikan keterangan.

Berdasar data DPKP Surabaya hingga 21 Juli 2025, sudah terjadi tujuh kasus kebakaran kendaraan di Surabaya. Rinciannya, empat kasus mobil dan tiga motor. Data tersebut belum termasuk kebakaran Mini Cooper.

DPKP menyebut, kebakaran kendaraan dikarenakan beberapa faktor. Korselting listrik, kebocoran bahan bakar, hingga overheat mesin.

DPKP mengimbau masyarakat untuk rutin melakukan pengecekan sistem kelistrikan kendaraan, terutama saat dalam proses perawatan.

“Risiko kebakaran bisa muncul kapan saja jika instalasi listrik tidak dicek dengan teliti,” kata Wasis.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore