
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji (kiri) memilih bungkam ketika namanya disebut Kader PDI Perjuangan, Achmad Hidayat (kanan) dalam aksi percobaan bunuh diri. (Istimewa)
JawaPos.com - Politisi senior sekaligus Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji memilih bungkam, saat namanya diseret kader PDI Perjuangan, Achmad Hidayat, dalam aksi dramatis percobaan bunuh diri.
"Lah lapo, onok-onok ae (ngapain, ada-ada saja), nggak (mau berkomentar mengenai aksi Achmad Hidayat yang menyebut namanya," tutur Armuji singkat kepada awak media, lalu mematikan teleponnya, Minggu (20/7).
Sebelumnya, seorang Kader PDI Perjuangan Surabaya, Achmad Hidayat nyaris melakukan aksi nekat bunuh diri di kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC), Jalan Setail Nomor 8, Darmo, Wonokromo, Surabaya pada Jumat siang (18/7).
Dalam video yang beredar, Achmad terlihat mengenakan seragam PDI Perjuangan, yakni kemeja merah dengan lambang partai, lengkap dengan peci hitam dan pin bergambar sang proklamator.
Ia membawa sebilah keris di tangan kirinya dan memegang botol spirtus di tangan kanan. Achmad kemudian menyiramkan cairan berwarna ungu tersebut ke tubuhnya dan berniat membakar dini.
Beruntung, aksi nekat Achmad berhasil digagalkan oleh Satgas partai dan sejumlah orang di lokasi. Saat diamankan, eks Wakil Sekretaris Bidang Program DPC PDI Perjuangan Surabaya itu memberontak.
"Jangan takut serang Armuji, ojo wedi mbek Armuji, gak ngarah wani de e (jangan takut sama Armuji, gak bakalan berani dia). Hidup Megawati! Hidup PDI Perjuangan!" ucap Achmad saat ditenangkan satgas.
Bukan cuma sekali-dua kali, Achmad beberapa kali meneriakkan nama orang nomor dua di Surabaya saat ini. Menurutnya, partai bersambung kepala banteng itu sekarang sudah ditunggangi oleh kepentingan segelintir orang.
“De'e wedi dunyoe ilang. Kene nggae nyowo, nggak nggak ngarah wani de'e (Dia takut kekayaan dunianya hilang. Kita ini pakai nyawa, nggak bakalan berani dia)," sambungnya dengan lantang.
Achmad mengingatkan agar seluruh kader PDI Perjuangan tetap setia terhadap ketua umum Megawati Soekarnoputri dan kepentingan partai, bukan malah memanfaatkan partai untuk kepentingan pribadi. (*)

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
