
Lansia asal Surabaya, Fatimah dititipkan 4anak kandung ke Griya Lansia Husnul Khatimah, Malang. (Tangkapan layar unggahan Instagram @ariefcamra)
JawaPos.com - Nasib pilu dialami seorang lansia asal Surabaya bernama Fatimah. Ia dititipkan anak kandungnya ke panti jompo. Kisahnya viral di media sosial dan memicu simpati dari warganet.
Kisah Fatimah pertama kali dibagikan oleh Ketua Yayasan Griya Lansia, Arief Camra ke beberapa media sosialnya, termasuk Instagram. Dalam video berdurasi kurang dari 5 menit itu, Arief membagikan proses menjemput Fatimah.
"Dulur jangan sedih, jangan kaget, dan jangan terbawa emosi. Hari ini, Selasa, 15 Juli 2025, ada serah terima ibu secara total ke griya lansia oleh 4 anak kandungnya," ucap Arief, dikutip dari unggahan Instagram @ariefcamra, Kamis (17/7).
Arief menjemput Fatimah ke Pabean Cantian, Surabaya. Di sana, ia bertemu dengan anak kedua Fatimah, bernama Lukman Arif, 39 tahun. Arief kembali menanyakan apakah keputusan anak untuk menitipkan ibunya sudah bulat.
"Dari cerita, sampean (kamu) kan 4 bersaudara, masa tidak ada yang mau meramut (merawat) ibunya," tanya Arief. "Sebenarnya ada, tetapi kondisi saya lagi nggak punya rumah," sahut Lukman.
Arief mengatakan Griya Lansia yang ia kelola sebenarnya khusus untuk merawat lansia sebatang kara atau sudah tak punya keluarga. Namun, mediasi berjalan buntu dan anak Fatimah saling lempar tanggung jawab.
"Tetapi berhubung 4 anak ini tidak menemukan titik temu, saya siap merawat, dengan catatan serah terima total, sampean (kamu) nggak boleh mengunjungi dan tidak dikabari saat (sang ibu) meninggal," seru Arief.
Lukman pun hanya berdiri dan mengangguk pasrah. Ia menyetujui persyaratan yang diberikan Arief Camra demi sang ibu bisa mendapat perawatan lebih baik. "Setuju," sahutnya.
Arief juga mengingatkan konsekuensi dari serah terima total. Ia menjelaskan bahwa aktivitas di Griya Lansia bersifat terbuka. Dalam artian, Arief membagikan proses penjemputan, merawat, hingga mengubur lansia di media sosial.
"Jadi kalau misal nanti ramai, masnya nggak boleh protes, karena ini tidak ada titik temu, daripada mbahnya (Fatimah) nggak ada yang rawat, deal ya?," tanya Arief. "Deal," sahut Lukman kemudian mereka berjabat tangan. (*)

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
