Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 8 Juli 2025 | 01.14 WIB

Dinkes Surabaya Pastikan Anak Tidak Sekolah Juga Bisa Akses Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Ilustrasi pemeriksaan kesehatan gratis. (Humas Pemkot Surabaya) - Image

Ilustrasi pemeriksaan kesehatan gratis. (Humas Pemkot Surabaya)

JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyambut baik program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi anak sekolah yang digagas oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). 

Program ini rencananya dimulai pada tahun ajaran baru atau akhir Juli 2025. Pemeriksaan Kesehatan Gratis disebut sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto "Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045"

PKG pada anak sekolah akan menyasar anak-anak usia 7-17 tahun. Menjelang peluncuran program, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Nanik Sukristina menyebut pihaknya sedang gencar melakukan sosialisasi.

"Tujuan utama PKG ini mengidentifikasi faktor risiko. Dengan deteksi dini, kami berharap dapat diberikan penanganan yang tepat untuk mencegah komplikasi, kecacatan, dan kematian," ujar Nanik, Senin (7/7).

Ia menerangkan bahwa sasaran PKG anak sekolah, mencakup seluruh siswa dari tingkat pendidikan SD/MI sederajat, SMP/MTs sederajat, SMA/MA/SMK sederajat, serta pesantren. 

Anak usia di bawah 7 tahun dan di atas 17 tahun, serta anak usia 7-17 tahun yang tidak mengakses pendidikan, juga dapat menjadi sasaran program Pemeriksaan Kesehatan Gratis dari Kemenkes.

"PKG akan dilakukan setahun sekali di satuan pendidikan selama rentang waktu Juli hingga Desember (semester ganjil). Jika tidak memungkinkan, dapat dilanjutkan pada Januari hingga Juni (semester genap),” tambahnya.

Bagi anak usia sekolah yang tidak mengakses pendidikan formal, pemeriksaan kesehatan dapat dilakukan di Puskesmas. Nanik menekankan bahwa program ini terbuka bagi seluruh siswa tanpa terkecuali. 

"Tidak ada batasan kuota pendaftaran peserta setiap harinya. Untuk Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan bervariasi sesuai jenjang sekolah dan meliputi berbagai aspek penting,” terang Nanik.

Ia berharap dengan adanya program ini, kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan bisa meningkat. Tak dipungkiri juga pentingnya mendeteksi masalah kesehatan pada anak sekolah sedini mungkin.

“Tentunya pemeriksaan ini dilakukan untuk mendukung tumbuh kembang optimal generasi muda dan mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045,” tukas Nanik. (*)

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore