Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 26 Juni 2025 | 15.10 WIB

Terjerat Rentenir, Pemkot Surabaya Bantu UMKM Lunasi Utang Lewat Program Khusus

Bank Suroboyo programkan bantuan bagi UMKM untuk melunasi pinjaman online maupun utang di rentenir. (Humas Pemkot Surabaya) - Image

Bank Suroboyo programkan bantuan bagi UMKM untuk melunasi pinjaman online maupun utang di rentenir. (Humas Pemkot Surabaya)

JawaPos.com - Pinjaman online (pinjol) dan rentenir sudah memakan banyak korban, terutama masyarakat kelas menengah ke bawah.

Iming-iming pencairan cepat dan syarat mudah, justru membuat orang terjebak dengan utang berbunga tinggi. 

Korbannya pun bermacam latar belakang, mulai dari pelajar, ibu rumah tangga, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Fenomena ini juga terjadi di Surabaya dan menjadi perhatian serius Pemkot Surabaya.

Karena itu, Pemkot Surabaya melalui Bank Perekonomian Rakyat Surya Artha Utama (BPR SAU) membuat program untuk membantu UMKM agar terlepas dari jeratan pinjol dan rentenir.

"Banyak dari pelaku UMKM yang terjerat rentenir. Kami dekati, gali informasi, dan bantu melunasi pinjaman rentenir mereka," terang Direktur Utama BPR SAU, Renny Wulandari di Surabaya, dikutip Kamis (26/6).

Menurut dia, banyak pelaku UMKM mikro belum terbiasa dengan layanan perbankan dan kerap kesulitan mengakses pinjaman di bank umum, karena tidak memenuhi syarat administratif yang ditentukan.

"Di sini peran BPR SAU hadir di Kota Surabaya untuk membantu UMKM. Produk unggulan kami yang paling meringankan UMKM adalah Pinjaman UMKM Pasti Tangguh (Puspita),” lanjutnya.

Pinjaman Puspita, ujar Renny diluncurkan sejak tahun 2019 saat pandemi Covid-19 dengan tujuan membantu UMKM bangkit kembali. Bunga pinjaman yang ditawarkan sangat ringan, hanya 3% per tahun, atau setara 0,25% per bulan.

Produk khusus ini diprioritaskan untuk pelaku UMKM mikro dengan omzet sekitar Rp 10 juta per bulan, seperti pedagang kaki lima atau usaha rumahan. 

Selain Puspita, BPR SAU juga memiliki produk lain seperti Kredit UMKM Surabaya (Kumis) untuk UMKM dengan omset lebih besar. 

Renny Wulandari mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih bank untuk permodalan, melihat maraknya pinjol yang bisa diakses dengan mudah. 

“Jangan keburu percaya dengan iming-iming yang belum jelas. Pastikan banknya itu benar dan legal," imbuh Direktur Bank Suroboyo tersebut. 

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore