
Pemkot Surabaya sedang melakukan revitalisasi Hi-Tech Mall. Rencananya soft lauching dilakukan Juli atau Agustus 2025 dengan nama baru. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berupaya menghidupkan kembali Hi-Tech Mall dengan wajah baru melalui revitalisasi, bukan lagi mal sepi dan angker, tetapi pusat kreativitas anak muda. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi ingin setelah revitalisasi selesai, Hi-Tech Mall bisa menjadi ruang ekspresi bagi komunitas dan anak muda, serta fasilitas olahraga yang memadai bagi masyarakat umum.
"Nantinya, bagian depan akan kami bongkar untuk menyediakan area konser, tempat makan, bahkan menampung pedagang kaki lima (PKL) yang sebelumnya berjualan di sekitar area tersebut,” tutur Eri setelah sidak, Rabu (25/6).
Pemkot berencana memanfaatkan basement menjadi atrium, lantai dasar pusat IT dan game, lantai 1 untuk media-desain, lantai 2 budaya, lantai 3 sportainment, dan bekas bioskop untuk menayangkan film karya sineas muda Surabaya.
Selain berbagai zona kreatif yang dirancang, Hi-Tech Mall juga akan dilengkapi fasilitas pendukung seperti musala di setiap lantai, area makanan dan minuman (FnB) juga akan tersebar di setiap lantai.
"Kalau perbankan, nanti mereka akan bergerak sendiri. Jika tempat ini sudah aktif, pasti akan ada kebutuhan tempat untuk transaksi, fasilitas seperti ATM dan lainnya, karena transaksi di sini akan luar biasa,” imbuhnya.
Wali Kota Eri menargetkan soft launching area basement dan lantai dasar Hi-Tech Mall pasca revitalisasi dapat digelar pada Juli atau Agustus 2025, sebagai tahap awal pembukaan pusat kreatif anak muda.
“Tenan IT dan game yang sudah ada di lantai dasar akan tetap dipertahankan, bahkan ruang kosong bisa dimanfaatkan oleh pengembang game lokal,” terang orang nomor satu di Kota Pahlawan ini.
Sementara untuk lantai lainnya, terutama lantai 3 yang akan difungsikan sebagai ruang pertemuan dan rekreasi dengan sportainment indoor, Pemkot Surabaya akan menggandeng investor untuk mempercepat revitalisasi.
"Saya sudah siapkan tempatnya, mulai dari memperbaiki lift dan eskalator, serta membersihkan seluruh area. Sekarang giliran teman-teman (anak muda) yang mengisinya," seru Eri Cahyadi.
Pemkot Surabaya ini totalitas. Tidak hanya revitalisasi gedung dan menggandeng komunitas anak muda, Pemkot berencana memperkenalkan wajah baru mal legendarisnya dengan nama yang juga baru.
“Kalau di Jakarta ada Sarinam di Surabaya ada tempat ini. Namanya apa? nanti ditunggu, saya akan mengadakan sayembara lagi, seperti logo Surabaya, untuk nama tempat ini (Hi-Tech Mall)," tukas Eri.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
