Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 19 Juni 2025 | 23.46 WIB

Keluhkan Keterbukaan SPMB SMP di Gresik, Wali Murid: Saya Tanya ke Sekolah Disuruh Cek di Web, Tapi web-nya Nggak Bisa Dibuka

Tampilan website SPMB di Kabupaten Gresik yang down, Kamis (19/6). (Nugroho Galih Wicaksono/Jawa Pos) - Image

Tampilan website SPMB di Kabupaten Gresik yang down, Kamis (19/6). (Nugroho Galih Wicaksono/Jawa Pos)

JawaPos.com - Pengumuman seleksi penerimaan murid baru (SPMB) jalur domisili, afirmasi, dan mutasi di Kabupaten Gresik menemui kendala. Sejak Kamis (19/6) pagi, website yang baru digunakan tahun ini mengalami gangguan. Wali murid pun mengeluh.

Pada awal pembukaan pendaftaran, Senin (16/6) lalu, website tersebut juga sempat terganggu. Namun, gangguan yang terjadi kemarin (19/6) lebih parah. Selain gangguan teknis, tampilan website yang digunakan pun membuat wali murid kebingungan.

Salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya menyampaikan kekecewaannya terhadap website baru tersebut. Meski di tahun-tahun sebelumnya, website yang sudah digunakan telah teruji lancar.

“Ini kan website baru. Kalau dulu website bukan ini dan lancar. Menurut saya ini belum layak lantaran tidak ada transparansi siapa saja pendaftar. Kita tidak bisa melihat calon peserta lain. Boro-boro lihat GPS-nya, wong nama saja nggak tahu,” ucapnya.

Ia membandingkan dengan sistem seleksi pada tahun-tahun sebelumnya, termasuk saat mendaftarkan anak ke jenjang SMA, di mana informasi peserta bisa diakses dengan mudah dan jelas. Mulai dari nama hingga titik alamat domisili yang menjadi dasar penilaian zonasi.

“Saya bisa menerima kalau anak saya tidak lolos, tapi kalau prosesnya jujur dan terbuka. Kalau memang banyak yang domisilinya lebih dekat, ya saya legowo saja. Tapi ini kami benar-benar buta data,” tegasnya.

Keluhan serupa datang dari Desy, wali murid yang mendaftarkan anaknya ke SMPN 4 Gresik melalui jalur afirmasi. Dia mengaku kebingungan karena tidak dapat memastikan status kelulusan anaknya.

“Sampai sekarang saya nggak tahu anak saya ini lolos atau enggak. Dari pagi server down. Saya tanya ke sekolah disuruh cek di web. Tapi web-nya nggak bisa dibuka,” keluhnya.

Desy menilai sistem pendaftaran tahun ini jauh lebih rumit dibandingkan sebelumnya. Ketika ia mendaftarkan anak sulungnya beberapa tahun lalu, proses verifikasi lebih sederhana dan hasil seleksi bisa langsung dipantau melalui sekolah.

“Anak saya sebelumnya juga lulusan SMPN 4. Tapi pendaftarannya jelas, datang ke sekolah, tahu hasilnya kapan, dan siapa saja yang daftar. Sekarang malah ribet. Jadi tambah pusing,” tuturnya.

Pantauan Jawa Pos sore kemarin, website SPMB SMP di Gresik memang sulit diakses. Terdapat keterangan server down.

Sementara itu, Kepala Seksi Kelembagaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, Budi Prasetya, mengakui adanya kendala teknis di website SPMB. Menurut dia, server aplikasi tengah kewalahan menampung lonjakan akses.

“Kita terus berkoordinasi dengan penyedia. Memang hari ini aksesibilitas sedang tinggi karena bersamaan dengan proses daftar ulang siswa, pembukaan pendaftaran jalur prestasi, dan pengumuman hasil seleksi tahap pertama,” terangnya.

Ratna, wali murid dari Putri Naila, pun merasakan hal yang sama sejak pagi. Sebab ini merupakan hari pertama pendaftaran jalur prestasi. “Ini susah sekali masuk,” ujarnya. 

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore