
Kepala SPPG Rungkut Fadilah Munawaroh. (Juliana Christy / JawaPos.com)
JawaPos.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah pusat terus berjalan di berbagai daerah. Di Surabaya, salah satu satuan pelayanan yang aktif menjalankan program ini adalah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Rungkut. Setiap hari, mereka melayani sebanyak 3.500 siswa dari jenjang TK hingga SMA di 10 lembaga pendidikan.
Untuk memastikan kualitas dan keberhasilan program, SPPG Rungkut mengandalkan tenaga profesional, seperti ahli gizi dan akuntan, serta menerapkan evaluasi ketat setiap hari. Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala SPPG Rungkut, Fadilah Munawaroh.
“Proses sejauh ini berjalan sangat lancar. Di awal memang perlu adaptasi, tapi sekarang sudah tertata. Kami juga bekerjasama dengan katering, jadi dari sisi operasional sangat terbantu,” ujar Fadilah di Surabaya.
Menu makanan yang disajikan kepada siswa disusun oleh ahli gizi yang ditugaskan khusus di tiap SPPG. Menu itu harus mendapat persetujuan dari Koordinator SPPG (KSPPG), sebelum dilakukan pembelanjaan bahan dan distribusi.
“Menu dibuat oleh ahli gizi, lalu disetujui KSPPG. Bahan makanan kami beli sendiri dan langsung dicek kualitasnya saat datang,” jelasnya.
Setiap hari, tim juga melakukan evaluasi menyeluruh atas pelaksanaan program MBG. Salah satu yang kerap menjadi perhatian adalah sisa makanan, terutama dari jenis sayuran yang kurang disukai anak-anak.
“Yang sering tersisa itu sayur. Anak-anak cenderung kurang suka. Tapi kami terus lakukan perbaikan. Sekarang mulai kami masukkan menu-menu rumahan seperti sop, sayur asem, supaya lebih familiar dan disukai,” kata Fadilah.
SPPG Rungkut membagi makanan ke dalam dua kategori porsi. Untuk porsi kecil (TK hingga kelas 3 SD), biaya bahan makanan maksimal adalah Rp8.000 per porsi. Sedangkan untuk porsi besar (kelas 4 SD hingga SMA), maksimal Rp10.000 per porsi. Layanan makanan ini diberikan setiap hari Senin hingga Jumat.
Tak hanya dari sisi gizi dan variasi menu, SPPG Rungkut juga memastikan proses pengelolaan keuangan dilakukan secara akuntabel. Setiap satuan pelayanan memiliki akuntan yang mengawal transparansi anggaran.
“Di tiap SPPG ada ahli gizi dan akuntan. Jadi pengelolaan makanan dan keuangan bisa berjalan profesional dan sesuai standar. Evaluasi kami lakukan setiap hari untuk menjamin kualitas tetap terjaga,” tandas Fadilah.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
