Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 18 Juni 2025 | 13.47 WIB

Tragedi Pencucian Truk di Sidoarjo, Dua Tewas dan Tiga Kritikal Akibat Gas Beracun

Truk yang menyebabkan dua pekerja di Krian, Sidoarjo, tewas setelah diduga menghirup gas beracun. (Istimewa) - Image

Truk yang menyebabkan dua pekerja di Krian, Sidoarjo, tewas setelah diduga menghirup gas beracun. (Istimewa)

JawaPos.com-Tewasnya dua pekerja saat mencuci tangki truk di Tempat Pencucian Tirta Abadi, Jalan Raya Bypass Krian, Sidoarjo, mendapat sorotan publik. Diduga penyebab kematiannya karena menghirup gas beracun.

Polresta Sidoarjo kini mulai menyelidiki kasus kecelakaan kerja tersebut. Pasalnya, insiden tragis ini tak hanya menewaskan dua orang, tetapi juga membuat tiga korban lainnya dalam kondisi kritis.

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Christian Tobing menuturkan, insiden terjadi pada Senin (16/6) sekitar pukul 20.00 WIB, ketika truk tangki datang ke lokasi pencucian truk di Bypass Krian.

"Truk tersebut baru selesai mengirim muatan berisi residu oli bekas dari Serang, Banten, menuju Compreng, Tuban, Jawa Timur," tutur Kombes Tobing di Sidoarjo, Rabu (18/6).

Mulanya, seorang pekerja masuk ke dalam tangki terlebih dahulu untuk membersihkan. Namun tak lama kemudian, dia pingsan. Dua rekan kerjanya bergegas membantu korban pertama yang tak sadarkan diri.

Nahas, dua pekerja tersebut yang ingin menolong justru ikut tak sadarkan diri setelah diduga menghirup bahan kimia beracun. Mengetahui kejadian tersebut, dua warga yang melihat berusaha membantu.

Lagi-lagi keduanya ikut pingsan setelah masuk ke dalam tangki truk, sehingga total lima orang pingsan. Peristiwa ini sempat membuat warga sekitar panik hingga meminta pertolongan tim Pemadam Kebakaran dan Polsek Krian.

"Kelimanya pingsan di dalam tangki. Namun korban pertama berinisial DAP berusia 23 tahun dan satu korban berinisial S meninggal dunia, tiga orang lainnya dalam keadaan kritis," terang Tobing.

Menurut dia, berdasar olah TKP dan keterangan saksi, penyebab utama kecelakaan ini diduga kuat karena para korban menghirup gas beracun yang terbentuk dari residu oli bekas dalam tangki.

Hingga kini Polisi juga masih terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi lain, termasuk pemilik usaha pencucian truk, warga sekitar, dan juga sopir truk yang bersangkutan. 

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore