
Penertiban parkir minimarket yang tak ada jukir resmi di Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com - Sebanyak 58 halaman parkir minimarket di Kota Surabaya disegel Satpol PP Line, karena tidak menyediakan juru parkir resmi yang ditandai dengan rompi khusus dan tanda pengenal.
"Halaman parkirnya (minimarket yang disegel bertambah) dari 48, sekarang sudah 58," tutur Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dalam ruang kerjanya setelah melakukan evaluasi PAD sektor perparkiran baru-baru ini.
Sebagai informasi, Wali Kota Eri menggelar apel terkait penertiban jukir liar di Halaman Balai Kota, Selasa (10/6) lalu. Setelah apel, jajaran Pemkot Surabaya, termasuk TNI/Polri menyidak sekitar 800 minimarket.
Eri sendiri melakukan inspeksi mendadak di sejumlah minimarket Jalan Dharmahusada. Di sana, ia mendapati dua minimarket yang belum menyediakan jukir resmi. Suka tidak suka toko modern yang tidak patuh disegel.
"Yang saya tutup adalah tempat parkirnya karena tidak ada jukir resmi. Jadi nanti mau dibuka lagi terserah, tetapi harus ada juru parkir yang resmi dan mengenakan rompi khusus. Ojo gawe gaduh Surabaya," tuturnya seusai sidak.
Lebih lanjut, Eri mengatakan dari 58 minimarket yang halaman parkirnya disegel, beberapa di antaranya sudah mengurus izin dan menyediakan jukir resmi, sehingga Satpol PP Line telah dicabut.
Namun, jika masih ada minimarket yang disegel, namun tetap menarik parkir, maka hal tersebut adalah pelanggaran hukum. Pemkot Surabaya pun tidak segan untuk memberikan sanksi tegas, termasuk pencabutan izin usaha.
Eri juga mengatakan dalam waktu dekat, Pemkot Surabaya akan mengadakan pertemuan dengan jajaran manajemen toko modern atau minimarket, untuk membahas penerapan pengelolaan parkir yang transparan.
"Ini penting agar tidak ada lagi tuduhan atau fitnah yang beredar di masyarakat, misalnya anggapan bahwa sudah bayar pajak ke pemerintah kota, tapi kok masih diganggu,” seru Eri.
Kabar baiknya, penertiban jukir liar tidak hanya berlaku untuk toko modern, tetapi akan segera merambah rumah makan, dan tempat usaha lainnya, sehingga tidak ada lagi kesalahan perhitungan yang menyebabkan PAD bocor.
"Kami tegaskan bahwa penindakan terhadap oknum juru parkir nakal tidak memandang suku atau golongan. Siapa pun yang melanggar aturan di Surabaya, pasti akan kami tindak tegas," tukas Eri.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
