Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 15 Juni 2025 | 04.25 WIB

BGN Sosialisasikan Program Makan Bergizi Gratis di Pacar Kembang Surabaya, Edukasi Warga soal Makan Sehat

Anggota Komisi IX DPR RI Arzeti Bilbina saat sosialisasi program MBG di Balai RW 6 Pacar Kembang, Tambaksari, Surabaya, Jumat (13/6/2025). (Istimewa) - Image

Anggota Komisi IX DPR RI Arzeti Bilbina saat sosialisasi program MBG di Balai RW 6 Pacar Kembang, Tambaksari, Surabaya, Jumat (13/6/2025). (Istimewa)

JawaPos.com – Pemerintah menempatkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai agenda strategis nasional untuk memperkuat gizi masyarakat Indonesia, terutama anak-anak dan kelompok rentan.

Program ini diproyeksikan mendukung lahirnya generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Jumat (13/6) lalu, program itu disosialisasikan di Balai RW 6 Pacar Kembang, Tambaksari, Surabaya.

Dalam kegiatan itu, warga diberi pemahaman tentang pentingnya nutrisi seimbang serta cara menjaga pola makan sehat di tengah aktivitas sehari-hari.

Anggota Komisi IX DPR Arzeti Bilbina yang turut hadir menyampaikan pentingnya peran serta masyarakat dalam menyukseskan program MBG.

Menurut dia, keberhasilan program ini membutuhkan dukungan dan pengawasan dari semua pihak, termasuk masyarakat sebagai penerima manfaat langsung.

“Program ini adalah prioritas Presiden Prabowo. Maka, kami di Komisi IX sebagai mitra kerja pemerintah sangat mendorong keberlangsungan dan pengawasan program MBG agar tepat sasaran,” kata Arzeti.

Sementara itu, Moch. Halim, Analis Kebijakan SDM Ahli Madya Kedeputian Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN), menjelaskan bahwa program MBG merupakan bagian dari Asta Cita. Yaitu visi besar Presiden Prabowo dalam membangun fondasi Indonesia Emas.

“Selain memperkuat gizi masyarakat, MBG juga menjadi motor penggerak ekonomi lokal. Tenaga operasional dapur sehat atau SPPG direkrut dari masyarakat sekitar, sehingga ada efek langsung terhadap pertumbuhan ekonomi warga,” jelasnya.

Program ini menyasar peserta didik di jenjang PAUD hingga SMA serta kelompok non-didik seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. MBG tidak hanya memberikan makanan gratis, tetapi juga menyisipkan edukasi tentang pola konsumsi sehat yang minim risiko penyakit.

Turut hadir dalam acara tersebut, Dosen Universitas Airlangga Dini Ririn Andrias yang menyoroti dampak buruk pola makan tak sehat terhadap kesehatan.

Ia menyebutkan bahwa konsumsi makanan instan, olahan, atau yang minim nutrisi dapat memicu berbagai masalah, mulai dari stunting hingga penyakit kronis seperti diabetes dan jantung.

“Dengan edukasi dan akses makanan sehat melalui MBG, anak-anak Indonesia bisa tumbuh lebih optimal. Semua berawal dari makanan yang bergizi dan seimbang,” ungkapnya.

Program MBG tidak hanya hadir sebagai solusi gizi, tetapi juga menjadi titik awal perubahan besar dalam upaya membangun generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan produktif.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore