Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 9 Juni 2025 | 19.47 WIB

Hujan Deras Landa Gresik, Kali Lamong dan Saluran Avour Meluap, 173 Rumah di 4 Desa Tergenang

Kondisi rumah warga di Gresik yang tergenang, Senin (9/6) akibat luapan kali Lamong dan Avour Minggu (8/6) malam. (BPBD Gresik) - Image

Kondisi rumah warga di Gresik yang tergenang, Senin (9/6) akibat luapan kali Lamong dan Avour Minggu (8/6) malam. (BPBD Gresik)

JawaPos.com - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Gresik sepanjang Minggu (8/6) malam membuat debit air di sejumlah sungai meningkat. Beberapa di antaranya meluap, seperti Kali Lamong dan saluran Avour.

Empat desa di Kecamatan Balongpanggang Gresik mulai terendam luapan Kali Lamong sejak Senin (9/6) pagi. Area persawahan hingga permukiman pun terendam.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik, desa-desa yang terdampak meliputi Ngampel, Dapet, Sekarputih, dan Wotansari.

Genangan air merendam jalan lingkungan dengan ketinggian bervariasi antara 10 hingga 80 sentimeter. Beberapa rumah warga juga tergenang, meskipun tidak terlalu tinggi.

Secara keseluruhan, terdapat 173 rumah di empat desa tergenang dengan ketinggian berkisar 10-20 centimeter.

“Sejumlah fasilitas umum juga ada yang tergenang. Tim BPBD terus memantau perkembangan banjir, termasuk tinggi muka air (TMA) dan curah hujan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Lamong,” ujar Kepala BPBD Gresik Sukardi.

Luapan Kali Lamong itu disebabkan hujan deras yang mengguyur sepanjang Minggu malam. Baik di wilayah Gresik maupun daerah hulu.

Selain di Kali Lamong, warga Driyorejo juga dilanda banjir akibat saluran air menuju Kali Avour meluap. Jalan Raya Sumput pun terendam dengan ketinggian 20-30 centimeter. Lalu lintas pun sempat tersendat lantaran sejumlah sepeda motor memilih menepi.

Ahmad Syakur, warga Sumput mengatakan bahwa air mulai meluap sejak Minggu (8/6) malam. Sejumlah lahan persawahan pun terendam. Padahal tanaman baru berusia satu bulan.

“Sawah di Dusun Guwo itu baru kali ini terendam. Di sana lagi ditanami kangkung yang baru berumur satu bulan,” ucapnya.

Menurut dia, luapan di Jalan Sumput dikarenakan saluran air yang terlalu kecil. Saluran tersebut tidak mampu menampung aliran air saat hujan deras. “Ini kan saluran menuju Kali Avour. Kanan kiri juga padat bangunan,” pungkasnya. (Nugroho Galih Wicaksono)

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore