
Pemkot Surabaya memeriksa kondisi kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 2025. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 H/2025 M yang kurang dua pekan lagi, menjaga kesehatan hewan kurban menjadi perhatian Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah memeriksa hewan kurban secara intensif dari satu lapak ke lapak lainnya, seperti yang dilakukan hari ini di Jalan Ketintang Baru Selatan I, Surabaya.
"Kita hari ini memeriksa kesehatan hewan kurban di seluruh Kota Surabaya, baik sapi maupun kambing kita periksa," tutur Kepala DKPP Kota Surabaya, Antiek Sugiharti, Senin (26/5).
Antiek menuturkan bahwa pemeriksaan intensif ini menjadi langkah preventif pemerintah daerah untuk memastikan hewan kurban yang beredar di Kota Surabaya dalam kondisi sehat dan bebas dari penyakit menular.
"Jangan sampai ada hewan kurban yang terkena penyakit menular, seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Lumpy Skin Disease (LSD), hingga antraks. Jadi pemeriksaan ini untuk mencegah terjadinya penyakit tersebut,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan DKPP Kota Surabaya, Sunarno Aristono mengatakan bahwa pemeriksaan hewan kurban akan berlangsung hingga 4 Juni 2025 menjelang hari Raya Iduladha.
Pemeriksaan ini dilakukan secara menyeluruh di 31 kecamatan dan 154 kelurahan se-Kota Surabaya, mencakup pemeriksaan mata, pemeriksaan mulut, pemeriksaan kaki, hingga pemeriksaan gigi hewan kurban.
“Yang sudah kita periksa, kita kasih Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) yang ditandatangani pejabat otoritas veteriner dan kita kasih stiker sudah diperiksa kesehatan,” terang Aris.
Ia menyampaikan, sejauh ini belum ditemukan penyakit serius pada hewan kurban. Meski begitu, beberapa hewan mengalami gangguan ringan seperti kembung atau nafsu makan menurun akibat perjalanan atau terkena hujan.
“Hingga kini belum ada temuan. Sakitnya biasa karena perjalanan, sakit kembung atau mungkin kena hujan sehingga nafsu makan berkurang, itu harus dipisahkan. Kita evaluasi kita pisahkan, kemudian kita kasih vitamin,” tukasnya. (*)

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
