Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 1 Mei 2025 | 13.15 WIB

Viral Siswa Dibanting Pelatih di Turnamen Futsal Surabaya, Polisi: Tak Patah, Hanya Cedera Ringan

Viral pelatih futsal SDN Simolawang membanting pemain lawan yang sedang melakukan selebrasi kemenangan. (Tangkapan unggahan akun Instagram @inijawatimur) - Image

Viral pelatih futsal SDN Simolawang membanting pemain lawan yang sedang melakukan selebrasi kemenangan. (Tangkapan unggahan akun Instagram @inijawatimur)

JawaPos.com - Belakangan, masyarakat Surabaya dihebohkan dengan aksi pelatih futsal berinisial BAZ, 30 tahun, membanting siswa SD di turnamen hingga tersungkur. Bahkan, tulang ekor korban disebut-sebut patah.

Namun dari pemeriksaan rumah sakit, tidak ditemukan tanda patah atau retak pada bagian tulang ekor korban. Hal ini disampaikan Kanit Pelayanan dan Perlindungan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya, Iptu Eddie Octavianus Mamoto.

"Itu saya kaget juga, ayah korban bisa bicara seperti itu (retak tulang ekor). Tetapi kami kemarin ke rumah sakit untuk pengecekan ulang, termasuk rontgen, enggak retak kok, anaknya sehat," ucap Eddie, Rabu (30/4).

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa korban berinisial BAI, 11 tahun, sempat diperiksa di RS Al-Irsyad dan RSUD dr. Soetomo Surabaya. Hasil pemeriksaannya dibawa oleh penyidik ke RS Bhayangkara untuk ditindaklanjuti.

"Ada sedikit ketegangan di otot, itu kan karena anaknya aktif main futsal dari semifinal, menang, dia memang over (berlebihan) tenaganya. Tetapi kalau untuk retak tulang enggak ada," imbuhnya.

Iptu Eddie menduga ayah korban mendengar informasi diagnosis retak tulang ekor dari orang lain, sebelum hasil pemeriksaan resmi keluar dan menyatakan tidak ada retakan akibat insiden bantingan tersebut.

Sebelumnya, beredar luas di media sosial video pelatih futsal, BAZ, membanting pemain lawan, seusai partai semifinal antara MI Al Hidayah dengan SDN Simolawang dalam turnamen futsal SMP Labschool Unesa 1, Minggu (27/4).

MI Al Hidayah keluar sebagai pemenang dan melaju ke babak final. Pemain bernomor punggung 19, BAI, 11 tahun merayakan kemenangan dengan selebrasi di hadapan pendukungnya.

Namun secara tidak terduga, BAZ mendekat dan membanting pemain tersebut (BAI) hingga tersungkur ke lapangan. Hentakan yang cukup kuat membuat BAI cedera.

Atas insiden ini, keluarga korban sempat melaporkan BAZ ke Polrestabes Surabaya pada Minggu (27/4) pukul 22.30 WIB. Namun, kedua belah pihak akhirnya sepakat menempuh jalur damai dan laporannya langsung dicabut.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore