
Kronologi lengkap Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji dilaporkan ke Polda Jatim seusai sidak CV SS terkait dugaan penahanan ijazah mantan karyawan. (Instagram @cakj1)
JawaPos.com - Masyarakat digegerkan dengan kabar dilaporkannya Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji ke Polda Jawa Timur. Ia dilaporkan pengusaha berinisial JHD atas dugaan pencemaran nama baik pada Kamis (10/4).
Laporan yang menyeret nama orang nomor dua di Kota Surabaya ini, dilayangkan JHD seusai perusahaan miliknya, yakni CV SS disidak oleh Armuji terkait dugaan penahanan ijazah mantan karyawan.
Armuji mengatakan bahwa awalnya, ia mendapat aduan dari seorang warga berinisial DA. Ia bercerita telah mengundurkan diri sebagai karyawan CV SS karena tidak kuat dengan tekanan kerja di sana.
"(Karyawan itu) resign. Nah tetapi ijazah aslinya itu ditahan (oleh pihak perusahaan) dan nggak boleh diambil. Akhirnya lapor ke saya," tutur Armuji ketika dikonfirmasi awak media melalui sambungan telepon, Jumat (11/4).
Setelah mendengarkan aduan warga, politisi yang akrab disapa Cak Ji itu memutuskan untuk mendatangi perusahaan CV SS, yang berlokasi di Pergudangan Margomulyo Suri Mulia Permai, Surabaya.
Tujuan kedatangan Cak Ji jelas, ia ingin mengajak pihak CV SS berdialog sekaligus mengonfirmasi kebenaran dari praktik penahanan ijazah, seperti yang diadukan warga kepadanya.
"Saya datang baik-baik, saya tok-tok (gerbangnya), saya telepon karena mereka tidak mau bukakan pintu. Anak buah saya, saya suruh telepon dan di speaker (pengeras suara) agar tahu," imbuhnya.
Alih-alih mendapat kejelasan, kedatangan Cak Ji justru mendapat penolakan keras. Gerbang perusahaan berwarna biru tampak tertutup rapat. Tidak ada satu pun dari pihak CV SS yang datang menemuinya.
"Saya telepon, dia (pemilik CV SS) menuduh saya seorang penipu, saya ngomong kalau datang dengan baik-baik, tolong dibukakan pintunya, kita bicara di dalam. Dia tidak mau, ngomel dan macam-macam," terang Cak Ji.
Mendapat perlakuan yang tak mengenakkan dari pihak CV SS, Cak Ji pun memutuskan untuk mengunggah video sidak ke beberapa media sosial miliknya, seperti YouTube, Instagram, dan TikTok.
Dalam hitungan jam, video sidak yang diunggah Cak Ji ditonton oleh jutaan pengguna. Ribuan warganet pun mewarnai kolom komentar. Mayoritas warganet mengecam pemilik CV SS yang tidak menunjukkan sikap hormat.
"Tanggal 10 April (2025), mereka (perusahaan) melaporkan saya ke Polda Jawa Timur, ya enggak apa, itu haknya semua orang bisa melapor. Makanya kita tunggu kelanjutannya seperti apa," tutur Cak Ji.
Tak lama setelah video pertama viral, Cak Ji mengunggah video klarifikasi berisi tanggapannya setelah dilaporkan ke Polda Jatim. Ia tampak santai dan mengaku siap datang ke Mapolda bila dipanggil.
Dalam video tersebut, Cak Ji juga menampilkan surat laporan kepolisian yang menyeret namanya. "Terima kasih sudah melaporkan saya ke Polda. Saya kalau dipanggil akan hadir dan menjelaskan dengan jelas," tukasnya. (*)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
