
Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Thoriq Majiddanor. (Thoriq Majiddanor)
JawaPos.com - Selama ini, pencetakan uang di Indonesia masih bergantung pada teknologi buatan negara lain. Tak hanya mesinnya, tetapi juga bahan bakunya. Akibatnya, biaya produksi uang rupiah cukup tinggi.
Hal itu terungkap dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XI DPR ke Perum Peruri di Karawang, Jawa Barat, pekan lalu. Dari situ, mencuat gagasan agar produksi uang bisa dilakukan dengan menggunakan teknologi yang dikembangkan anak bangsa.
”Gagasan ini akan kami dorong agar bisa terwujud. Karena itu, segera kami usulkan agar Komisi XI berkoordinasi dengan Bank Indonesia (BI) dan Perum Peruri,” kata Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Thoriq Majiddanor.
Legislator dari Dapil Jatim X (Gresik dan Lamongan) itu menjelaskan, selama ini, mesin pencetak uang hanya bisa diproduksi oleh negara seperti Jerman dan Jepang. Bahkan, bahan baku pembuatan uang rupiah juga masih bergantung pada negara lain.
Jika ketergantungan itu terus berlangsung, dia khawatir Indonesia akan "terjajah" oleh bangsa lain karena tidak mampu mandiri.
"Bolehlah kita yang lalu-lalu bergantung kepada negara lain, mulai dari mesin pencetak sampai dengan bahan baku. Dengan kemajuan teknologi yang sedemikian dahsyat, saya khawatir kalau ke depan bangsa ini tidak mampu membuat mesin secara mandiri, termasuk bahan bakunya, bisa-bisa kita 'dijajah' negara lain melalui mesin-mesin pencetak uang yang mereka buat," kata Jiddan, sapaan akrab Thoriq Majiddanor.
Karena itu, sudah waktunya dilakukan pengembangan teknologi di Tanah Air agar mampu menciptakan mesin pencetak uang sendiri. Hal inilah yang membuat BI dan Perum Peruri harus mulai mengembangkan mesin pencetak dan bahan baku pembuatan uang karya anak bangsa Indonesia.
"Pada prinsipnya, kami mendorong Bank Indonesia, khususnya Perum Peruri, ataupun vendor-vendor yang ditunjuk untuk mencetak uang ke depan agar menggunakan teknologi karya anak bangsa," ujar Jiddan. (son/ris)

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
