Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 15 Desember 2024 | 18.35 WIB

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Mitigasi Penanganan 66 Rumah Di Ujungpangkah Gresik yang Rusak Diterjang Puting Beliung

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengunjungi warga terdampak bencana di dua desa di Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Jumat (13/12) sore. (Galih/Jawa Pos) - Image

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengunjungi warga terdampak bencana di dua desa di Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Jumat (13/12) sore. (Galih/Jawa Pos)

JawaPos.com – Hujan disertai angin kencang yang melanda desa Ketapang Lor dan Glatik, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik mengakibatkan 66 rumah rusak. Untuk mitigasi bencana, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengunjungi warga terdampak.

Angin puting beliung tersebut menerjang dua desa pada Jum’at (13/12) petang. Bencana tersebut mengakibatkan rumah-rumah warga rusak, terutama di bagian atap. Sebanyak 29 rumah di Desa Ketapang Lor rusak, kemudian 37 rumah di Desa Glatik juga mengalami kerusakan.

Yani turun langsung ke lokasi terdampak didampingi Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik Sukardi.

Juga Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (CKPKP) Ida Lailatussa'diyah dan Camat Ujungpangkah Shofwan Hadi. 

Selain meninjau lokasi secara langsung, Mantan Ketua DPRD Gresik itu juga memberikan bantuan berupa uang tunai, paket sembako, kasur lipat matras, terpal, lauk pauk dan biskuit. Hal ini untuk membantu pemulihan masyarakat yang terdampak.

Dalam kesempatan itu, Yani juga menyampaikan rasa prihatin dengan musibah yang menimpa warga Desa Glatik dan Desa Ketapang Lor Kecamatan Ujungpangkah Gresik. Ia menyampaikan, bantuan ini sebagai bentuk komitmen untuk memberikan semangat dan dukungan langsung kepada masyarakat. 

"Kami hadir langsung bersama dinas terkait, Muspika, dan perangkat desa untuk memastikan penanganan pasca bencana berjalan baik. Mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak," jelasnya.

Pihaknya juga mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat, termasuk keterlibatan Muspika Ujungpangkah dan perangkat desa dalam membantu perbaikan.

"Setelah kejadian, masyarakat bersama-sama langsung memperbaiki atap rumah yang rusak. Ini menunjukkan kekompakan yang luar biasa," katanya.

Yani mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengingat saat ini telah memasuki musim penghujan. Menurut dia, intensitas curah hujan dan potensi bencana seperti puting beliung masih mungkin terjadi di wilayah Gresik. 

"Kami berharap masyarakat Gresik, khususnya yang berada di daerah rawan, tetap siaga. Bila ada pepohonan besar di sekitar rumah, jangan ditebang namun dipangkas untuk mengurangi risiko," pesan Yani. 

Sementara itu, Kholidin, 38, salah satu warga Desa Glatik yang terdampak bencana mengapresiasi bantuan dan perhatian dari Pemkab Gresik.

"Semoga semua bantuan yang diberikan bisa manfaat. Dan mudah-mudahan bagi semua pihak yang membantu, diberikan rezeki yang lebih barokah oleh Allah SWT,"  tutur Kholidin. (Nugroho Galih Wicaksono)

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore