Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 November 2024 | 13.09 WIB

Ada Dua Kasus Pembunuhan dengan 3 Korban Jiwa, Polisi Nyatakan Surabaya Kondusif untuk Pilkada

Polrestabes Surabaya merilis kasus pembunuhan yang terjadi akhir pekan lalu, Kamis (21/11) sore. (Hanif Nashrullah/Antara) - Image

Polrestabes Surabaya merilis kasus pembunuhan yang terjadi akhir pekan lalu, Kamis (21/11) sore. (Hanif Nashrullah/Antara)

JawaPos.com–Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya menyatakan situasi jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 terbilang kondusif meski terjadi dua kasus pembunuhan di wilayah hukum setempat dalam sepekan terakhir.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polrestabes Surabaya Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Aris Purwanto memastikan dua kasus pembunuhan tersebut dipicu masalah pribadi. ”Kedua kasus pembunuhan ini tidak ada hubungannya dengan Pilkada," kata Aris Purwanto seperti dilansir dari Antara di Surabaya.

Dua kasus pembunuhan yang terjadi di waktu dan tempat berbeda pada akhir pekan lalu itu menelan tiga korban jiwa. Pembunuhan pertama terjadi di sebuah rumah Jalan Putat Indah Timur I Surabaya pada Kamis (14/11) malam, yang menewaskan dua orang penghuni, yaitu Sundari Hartatik, 60; dan putrinya Chyntia Kartika Tjandra, 34.

Ibu dan anak itu tewas saat dilarikan ke rumah sakit setelah secara bergantian dibacok menggunakan sebilah pisau oleh pelaku Andy Surotrynoto, 68. Pelaku Andy adalah kakak kandung korban Sundari atau paman Chyntia, yang dilatarbelakangi motif warisan keluarga.

Kasus pembunuhan kedua terjadi selang tiga hari kemudian, Minggu (17/11) malam, di sebuah rumah Jalan Ngaglik II Surabaya. Korbannya seorang perempuan paro baya Lindawati, 55. Korban ditemukan tergeletak bersimbah darah di depan kamar mandi rumah tersebut. Polisi mengungkap pelakunya Andre Surya, 51, kekasih korban yang telah menjalin hubungan asmara selama dua tahun terakhir.

”Motifnya harta. Pelaku Andre menggadaikan perhiasan emas milik korban namun tidak menunaikan kewajiban membayar angsuran. Kemudian terjadi cekcok. Lalu saat korban berjalan menuju ke arah kamar mandi, dari belakang pelaku memukul kepalanya menggunakan kepingan barbel hingga berkali-kali,” ujar AKBP Aris.

Kedua pelaku pembunuhan dari dua kasus yang berbeda tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka. Karena motif dari kedua kasus tersebut dipicu masalah pribadi, Kasatreskrim AKBP Aris memastikan situasi Kota Surabaya masih terbilang kondusif untuk pelaksanaan Pilkada 2024 yang dijadwalkan berlangsung pada 27 November, atau kurang enam hari lagi.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore