Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 4 Oktober 2024 | 16.49 WIB

Kapolsek Gunung Anyar Sebut Masih Mencari Motif Utama Maria Livia Lakukan Pembegalan

Maria Livia, pelaku begal taksi online, dipindahkan petugas ke tahanan khusus perempuan di Polrestabes Surabaya Rabu (2/10) lalu. Dari hasil tes urine, dia dinyatakan negatif narkoba. (Azami/Jawa Pos) - Image

Maria Livia, pelaku begal taksi online, dipindahkan petugas ke tahanan khusus perempuan di Polrestabes Surabaya Rabu (2/10) lalu. Dari hasil tes urine, dia dinyatakan negatif narkoba. (Azami/Jawa Pos)

JawaPos.com - Polisi masih mendalami kasus cewek begal yang diamankan warga di Perumahan Gunung Anyar Emas Selasa (1/10) lalu. Itu dilakukan untuk menguak motif utama dari aksi nekat yang dilakukan Maria Livia tersebut.

Pada pemeriksaan awal, polisi mendapati bahwa motif kejahatan itu dipicu kebutuhan akan uang. Maria berencana bepergian ke Australia.

Di Negeri Kanguru itu, dia hendak berwisata sembari mencari kerja. Tapi, dia tidak memiliki ongkos untuk pelesir ke Australia.

Akhirnya, dia mengambil jalan pintas dengan membegal taksi online milik Pudjiono. ”Itu diperkuat dengan temuan rencana begal di apartemen pelaku,” ucap Kapolsek Gunung Anyar Iptu Sumianto Harsya Fahroni kemarin (3/10).

Menurut Harsya, tidak tertutup kemungkinan adanya motif lain. Karena itu, hingga kini, Maria masih menjalani pemeriksaan. ”Kami periksa. Mendalami motif pelaku,” ujar Harsya.

Maria menjalani serangkaian tes. Mulai tes urine hingga tes kesehatan. Hasil tes urine pelaku dinyatakan negatif narkoba. Perempuan 23 tahun itu juga dinyatakan sehat jasmani dan rohani. (zam/c19/aph)

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore