Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 12 September 2024 | 17.08 WIB

Iuran BPJS Ketenagakerjaan 65.313 Warga Di-Cover Pemkot Surabaya

Ilustrasi: BPJS Ketenagakerjaan. (Istimewa) - Image

Ilustrasi: BPJS Ketenagakerjaan. (Istimewa)

JawaPos.com – Penerima layanan BPJS Ketenagakerjaan yang iurannya ditanggung oleh Pemkot Surabaya terus bertambah. Rabu (11/9) Pemkot Surabaya menyerahkan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada 22.935 pelayan masyarakat.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, sebanyak 22.935 penerima kartu BPJS Ketenagakerjaan itu berasal dari beragam profesi. Mulai dari hafiz, modin, marbot, penjaga makam, pendamping TB, pendamping HIV, hingga pendamping ibu hamil (selengkapnya lihat grafis) .

Pemberian fasilitas tersebut, kata Eri, sebagai pelengkap program Universal Health Coverage (UHC) atau jaminan kesehatan bagi warga yang lebih dulu berjalan. Dengan UHC, warga yang sakit bisa berobat gratis cukup dengan menunjukkan KTP.

”Tapi, untuk hal-hal di luar kesehatan seperti kecelakaan belum bisa ditanggung. Karena itu, kami bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan,” jelasnya.

Menurut Eri, pemkot tidak bisa meng-cover seluruh warga yang belum memiliki fasilitas BPJS Ketenagakerjaan. Itu karena dibutuhkan dana yang besar.

Melihat itu, penerima program tersebut diprioritaskan kepada pelayan masyarakat. ”Karena mereka (pelayan masyarakat) saat bekerja memiliki risiko yang besar,” tuturnya.

Fasilitas tersebut, lanjut Eri, bertujuan melindungi warga saat bekerja. Misalnya, pekerja yang mengalami kecelakaan. Bila terjadi insiden, warga cukup menunjukkan KTP.

”Selain memberikan santunan kematian, BPJS juga memberikan beasiswa pendidikan untuk anak pekerja yang ditinggalkan. Serta program kembali bekerja untuk pemulihan,” terangnya.

Jumlah Penerima Bantuan

Total ada 65.313 warga Surabaya yang BPJS Ketenagakerjaan-nya di-cover pemkot. Jumlah itu bisa bertabah. ”Kalau camat dan lurah mau bergerak turun melakukan pendataan ke masyarakat, datanya bisa bertambah,” ucapnya.

Dapat Penghargaan

Program pemkot itu diapresiasi oleh BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur. Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur Hadi Purnomo menyampaikan, pihaknya memberikan penghargaan kepada pemkot sebagai pemerintah daerah terbaik I dengan kategori pertumbuhan Universal Coverage Jamsostek segmen penerima upah periode Desember 2021 sampai dengan Agustus 2024 di Jawa Timur.

”Karena terus meningkat. Ini terbaik se-Jawa Timur untuk coverage penerima upah,” ungkap Hadi.

Menurut dia, upaya pemkot memberikan BPJS Ketenagakerjaan itu patut dicontoh kota/kabupaten lain.

’’Akselerasinya cukup besar. Pekerja di Surabaya sebagian besar telah dilindungi oleh Pemkot Surabaya,” imbuhnya. (omy/c17/aph)

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore