Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 23 Juli 2024 | 03.23 WIB

Pemkot Surabaya Kucurkan Dana Operasional bagi Penanggung Jawab Program Ambulans Swadaya di 153 Kelurahan 

rmada ambulans yang disediakan untuk program 1 kelurahan satu ambulans. (Dok Pemkot Surabaya)

 
 
JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyediakan pelayanan satu kelurahan satu ambulans, untuk melayani antar-jemput pasien berobat gratis.
 
Layanan ini akan membuat masyarakat lebih mudah dan cepat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan di faskes kota Surabaya.
 
Untuk mendukung program ini, Pemkot Surabaya memberikan dana operasional sebesar Rp 500 ribu per bulan bagi para penanggung jawab ambulans swadaya "1 Kelurahan 1 Ambulans".
 
"Dana senilai Rp500 ribu untuk pengelolanya ambulans swadaya, bukan untuk pribadi. Ini untuk membantu biaya operasional," kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya Anna Fajriatin, Senin (22/7) seperti dikutip dari Antara.
 
Ia menambahkan puluhan ambulans dalam program ini merupakan milik yayasan dan lembaga di eksternal Pemkot. Itu semua didaftarkan kelurahan kepada kecamatan lalu datanya diserahkan kepada Pemkot.
 
Sejauh ini sudah ada 96 unit ambulans swadaya yang disiagakan untuk program tersebut agar bisa mengantar dan menjemput warga yang membutuhkan pengobatan di faskes.
 
 
Pemkot beranggapan bahwa dana operasional dibutuhkan karena ambulans ini akan digunakan sampai puluhan kali untuk kebutuhan masyarakat.
 
"Kami berkewajiban membantu meringankan beban operasional, karena ambulans itu bisa 10 sampai 20 kali jalan memenuhi permintaan warga. Dananya bisa untuk beli bahan bakar atau perawatan," ujarnya.
 
Berdasarkan data pemkot, total sudah ada 208 ambulans melalui program "1 Ambulans 1 Kelurahan" yang telah diresmikan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
 
Jika dirinci, jumlah ambulans tersebut terdiri dari 96 unit ambulans swadaya, 15 unit milik Dinsos, dan 97 unit lainnya milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya. Selain itu, pemkot juga menyiagakan 51 unit ambulans jenazah.
 
Sementara, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan 208 ambulans ini akan melayani 153 wilayah kelurahan yang ada di wilayah setempat.
 
"Kami berharap Program 'Satu Kelurahan Satu  Ambulans' dapat secara cepat memberi pertolongan terhadap warga yang mengalami sakit atau kejadian gawat darurat," kata Eri.
 
Untuk mekanisme penggunaan ambulans ini, masyarakat bisa terlebih dahulu menghubungi Command Center 112. 
 
Selain itu, wali kota yang akrab disapa Cak Eri ini juga menyatakan bahwa fasilitas ambulans tersebut juga untuk mendukung program pemkot lainnya yaitu 'RW 1 Nakes 1' (R1N1).
 
Program R1N1 memang sebatas layanan pengecekan kesehatan. Namun jika warga yang melakukan pengecekan ternyata terdeteksi menderita penyakit kronis, maka ia akan dirujuk ke puskesmas hingga rumah sakit di Surabaya.

***
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore