
Profesor Budi Santoso atau yang biasa disapa Prof Bus di Fakultas Kedokteran Unair Surabaya, Senin (8/7). (Willi Irawan/Antara)
JawaPos.com–Profesor Budi Santoso atau yang biasa disapa Prof Bus mengirim surat kepada Rektor Universitas Airlangga (Unair). Surat itu menanyakan alasan pemberhentian dirinya sebagai Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Unair.
”Kami datang ke Kampus C (Unair) tadi, ke kantor rektor dengan niat baik. Kami ingin mengantarkan surat yang isinya klarifikasi dan mempertanyakan alasan dan prosedur apa yang diberlakukan kepada kami. Sehingga begitu singkatnya saya mendapatkan SK (pemberhentian) tersebut,” tutur Prof Bus didampingi tim advokasi dari Lembaga Bantuan Hukum terkait dan Kaukus Indonesia untuk Kebebasan Akademik (KIKA) seperti dilansir dari Antara di kampus setempat, Senin (8/7).
Prof Bus diberhentikan dari jabatannya sebagai Dekan FK Unair Surabaya. Kabar pemberhentian itu diketahui usai rektor meminta Prof Bus menghadap. Namun, dia tidak bisa memenuhi karena sedang berada di Jakarta pada Selasa (2/7).
Isu yang berkembang, pencopotan Prof Bus buntut dari penolakan terhadap rencana pemerintah yang akan mendatangkan dokter-dokter asing ke Tanah Air.
Prof Bus berharap surat yang dilayangkan itu bisa segera dijawab Rektor Unair agar ada kejelasan mengenai alasan dirinya dicopot dari jabatan sebagai Dekan FK. Sehingga, tidak menjadi spekulasi liar di tengah-tengah masyarakat.
”Maka kami mengajukan suatu surat yang isinya adalah pertanyaan dan klarifikasi yang terkait dengan alasan dan prosedur yang terkait dengan pemberhentian saya,” ujar Prof Bus.
Dengan adanya surat itu, Prof Bus juga menginginkan akan terwujud dialog dan komunikasi yang baik dengan pihak rektor untuk mencari solusi pasca kasus itu mencuat demi nama baik Unair.
”Rumah besar ini harus kita rawat, dengan hati yang lebar, pikiran yang matang, dan jiwa yang tenang. Kita ingin Universitas Airlangga bisa maju dan berkembang,” tutur Prof Bus.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Hasil Piala Presiden: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya 1-1, Lanjut ke Extra Time!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Senpi hingga Narkoba di Sekolah Swasta di Jaksel Ternyata Milik Eks Ketua Yayasan
