Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 6 Juni 2024 | 20.45 WIB

Operasi Sikat Semeru 2024, 21 Pelaku Kejahatan Jalanan Berhasil Dibekuk Polrestabes Surabaya

Sejumlah tersangka yang diamankan dalam Operasi Sikat Semeru 2024 oleh Polrestabes Surabaya. (Suryanto/Radar Surabaya) - Image

Sejumlah tersangka yang diamankan dalam Operasi Sikat Semeru 2024 oleh Polrestabes Surabaya. (Suryanto/Radar Surabaya)

JawaPos.com – Sebanyak 21 pelaku kejahatan jalanan berhasil dibekuk aparat Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya dalam Operasi Sikat Semeru 2024 yang digelar selama tiga hari terakhir.
 
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polrestabes Surabaya, AKBP Hendro Sukmono menjelaskan bahwa Operasi Sikat Semeru dijadwalkan berlangsung 3-16 Juni 2024 untuk memberantas kejahatan jalan yang meliputi pencurian sepeda motor (curanmor), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian dengan kekerasan (curas). 
 
“Sementara kami telah mengungkap sebanyak 15 perkara curanmor, selain dua curat, satu perkara curas dan satu perkara senjata tajam atau sajam, dengan total meringkus sebanyak 21 orang tersangka,” terangnya, seperti yang dikutip dalam Antara News Jatim.
 
Hendro mengakui bahwa aksi kejahatan jalanan di Kota Surabaya dirasa semakin meresahkan.
 
 
Oleh sebab itu, pihaknya terus mencari pelaku-pelaku kejahatan tersebut dan menggelar Operasi Sikat Semeru 2024 hingga 16 Juni mendatang untuk memberi rasa aman kepada warga Surabaya. 
 
Dia menambahkan jika peran masyarakat sangat diperlukan, terutama untuk mengantisipasi agar tidak menjadi korban pencurian, salah satunya dengan memarkir kendaraan di tempat yang aman dan terpantau petugas keamanan.
 
“Mereka (pelaku) selalu mempelajari dan mencari celah kita. Selama ada kesempatan sekecil apa pun mereka pasti melakukan aksinya,” katanya.
 
Selain itu, mengenai kasus jambret yang menewaskan mahasiswi UINSA beberapa waktu lalu, pihaknya mengungkapkan bahwa akan terus berupaya mencari pelakunya. 
 
“Kami terus berupaya untuk mencari pelakunya. Kami terus tangkap pelaku jambret yang meresahkan warga Surabaya,” tegasnya.
 
Tak hanya itu, masyarakat terus diimbau untuk tetap waspada dengan keadaan sekitar. Pelaku kejahatan sering mengincar korban yang dianggap lemah.
 
"Sebaiknya jangan menggunakan tas selempang saat berkendara apalagi yang mudah diambil pelaku," imbuhnya.
 

***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore