
PT Dharma Lautan Utama luncurkan kapal terbaru, KM Dharma Kencana V di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
JawaPos.com–PT Dharma Lautan Utama (DLU) meluncurkan kapal terbaru, KM Dharma Kencana V di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Kapal berkapasitas 1.400 penumpang dan 300 mobil itu memiliki kecepatan hingga 26,7 Knot. Lebih cepat bila dibandingkan dengan kapal sejenis.
”Masyarakat yang menggunakan kapal ini bisa cepat sampai tujuan. Terus kapasitas juga cukup besar, sehingga bisa memberikan peran kecukupan angkutan, kecepatan angkutan yang baik untuk pelanggan,” ujar Penasihat Utama PT DLU Bambang Haryo Soekartono usai meresmikan pengoperasian kapal.
Dia menjelaskan, memiliki panjang 170 meter dan lebar 27 meter, KM Dharma Kencana V memiliki segudang fasilitas. Seperti lobi yang mewah, area hiburan live musik, hingga gerai yang menyajikan makanan dan minuman serba lezat. Musala juga didesain ikonik dan luas sehingga bisa menampung puluhan jamaah dengan area wudhu yang memesona.
”Lantai dan dinding kapal bagai hotel berbintang dengan balutan wallpaper menawan serta ruangan yang dilengkapi meja kursi artistik di setiap dek, membikin penumpang bakal nyaman berlayar bersama KM Dharma Kencana V,” tutur Bambang Haryo Soekartono.
Tak berbeda jauh dengan kapal besutan PT DLU lainnya, lanjut dia, KM Dharma Kencana V memiliki ruangan cabin double bed, cabin single bed, kelas III duduk, dan kelas executive seat view. Untuk menjelajahi setiap dek kapal, tersedia juga eskalator dan lift yang bisa dipakai penumpang naik turun ke lantai tujuan.
”Banyak [fasilitasnya] tidak bisa saya rinci, hampir dikatakan di atas jauh dari standar minimum. Jadi kalau standar minimum yang ditentukan pemerintah itu, kami sudah di atasnya jauh,” terang Bambang Haryo Soekartono.
Kapal penumpang dan kargo itu dibuat pada 1997. Lantaran diterjang krisis moneter, operasional kapal tertunda hingga baru diluncurkan dengan rute Surabaya - Balikpapan.
”Nanti ada rute sendiri yang sudah dipersiapkan, karena kapal ini untuk sementara menggantikan kapal yang docking,” ucap Bambang Haryo Soekartono.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
