
Ilustrasi KDRT
JawaPos.com–Orang tua yang seharusnya menjadi pelindung anaknya ternyata tak berlaku bagi salah seorang ayah asal Surabaya. Ayah tersebut tega menganiaya bayinya yang masih berusia 6 hari karena mencurigai istrinya hamil bukan anak kandungnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Surabaya Ida Widayawati mengatakan, ayah berinisial R, 29, ketika kejadian menganiaya, menyampaikan jika bayi berinisial E itu bukan anaknya.
”Malam kejadian dituduh bayi yang dilahirkan istrinya bukan anaknya. Sudah sering, sejak hamil 7 bulan dicurigai sama suaminya,” kata Ida.
Ida menjelaskan, kasus penganiayaan terhadap anak itu sudah dilaporkan ke Polda Jatim pada Rabu (17/4). R ditangkap dan diamankan pada Kamis (18/4).
”Sudah ditangkap. Ditangkapnya Kamis (18/4) setelah visum medis, psikiatrik, lalu ditangkap,” ujar Ida.
Lebih lanjut Ida menceritakan, ayahnya melakukan menganiaya dengan memukul hingga membanting. Akibatnya bayi E mengalami memar-memar di tubuhnya. Tetapi, bayi tersebut tidak dirawat karena dalam hasil visum tidak mengalami masalah serius.
”Memar-memar, tidak sampai dirawat. Karena visum medis tidak ada retak atau apa, tapi memar. Bayinya usia 6 hari, ditempelengi, lalu dibanting,” jelas Ida.
Ida menambahkan, pelaku, R, sering juga melakukan KDRT kepada istrinya dan juga pukul anak pertamanya. R juga yang kesulitan ekonomi keluarga sering emosi hingga melakukan kekerasan.
”Ini suami kedua, nikah siri. Dengan kondisi begitu, sering KDRT. Istri dan anak pertama jadi korban,” tutur Ida.
Saat ini, lanjut dia, pihaknya tengah melakukan pendampingan psikolog terhadap ibu korban yang mengalami trauma. Sementara untuk kondisi bayi E disebut sudah mulai membaik.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
