Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Februari 2024 | 18.56 WIB

Ornamen Naga Kayu Hadir di Balai Kota Surabaya, Sambut Perayaan Imlek 2024

Ornamen naga kayu di Balai Kota Surabaya. / sumber : Radar Surabaya - Image

Ornamen naga kayu di Balai Kota Surabaya. / sumber : Radar Surabaya

JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menghadirkan ornamen Naga di Taman Surya Balai Kota Surabaya untuk merayakan Tahun Baru Imlek 2024, Jumat (9/2).
 
Hadirnya patung naga kayu ini sekaligus  merepresentasikan persatuan dan toleransi antar masyarakat wilayah Surabaya.
 
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LDLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto menjelaskan ornamen Naga yang dipasangkan tersebut telah disesuaikan dengan Shio Naga Kayu.
 
"Naga yang di Balai Kota Surabaya tingginya 6 meter dan panjang 25 meter," jelas Didik, dikutip dari Radar Surabaya (Jawa Pos Group).
 
Dedik juga menyebut pemasangan ornamen sudah menjadi tradisi pemkot Surabaya saat jelang perayaan keagamaan.
 
Hal ini menunjukkan bahwa roda kehidupan di Kota Surabaya bergerak karena adanya kekuatan toleransi antara umat beragama maupun suku dan ras yang ada.
 
"Surabaya ini rumah bagi siapapun, tanpa memandang perbedaan yang ada," tutur Kepala LDLH, dikutip dari Radar Surabaya.
 
 
Ornamen Imlekk berbentuk naga kayu ini didominasi dengan warna merah dan emas. Kemudian pada bagian wajahnya juga dilengkapi dua helai kumis pada sisi kanan dan kiri serta tanduk.
 
Selain itu, dibagian leher hingga ekor naga dilengkapi dengan puluhan sisik warna emas hingga dua lengan serta cakarnya.
 
Mulut naga tersebut nampak terbuka untuk memperlihatkan taring dengan warna emas juga, posisi badannya membentuk gelombang berjumlah empat lekukan serta terdapat tulisan 'Imlek 2024' dan '2575 Kongzili'.
 
Dekorasi patung Imlek berbentuk naga ini dipasang di sisi kanan rangkaian kata 'Balai Kota' yang memiliki warna merah dan putih.
 
Pemkot Surabaya telah melengkapi naga dengan rangkaian lampu hias di bagian kerangka penopangnya, sehingga pada malam hari akan nampak menyala.
 
 
Mengingat musim hujan yang sedang melanda, pemkot melalui LDLH setempat memanfaatkan bahan kain untuk membentuk bagian tubuh naga tersebut.
 
"Kain lebih awet kalau kepalanua dari styrofoam. Kemudian kami pasang profil tank sebagai penyeimbang di kepala dan ekornya untuk mengantisipasi angin kencang," ujar Didik, dikutip dari Radar Surabaya.
 
Selain di Balai Kota Surabaya, di beberapa lokasi juga telah dihiasi ornamen Imlek seperti rangkaian lampion di Jalan Panglima Sudirman atau tepatnya di sekitar Monumen Bambu Runcing.
 
"Di Kya-Kya Jalan Kembang Jepun sudah ada lampion dan ornamen barongsai. Kalau di Balai Pemuda itu ada ornamen gerbang klenteng, kami pasang semuanya untuk Imlek," pungkasnya.
 
***
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore