
Banjir di Terminal Bungurasih./Dok Radar Surabaya
JawaPos.com – Banjir akibat hujan deras tidak hanya terjadi di Surabaya, namun sejumlah titik di Sidoarjo juga terdampak genangan air yang tak kunjung surut.
Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU-SDA) Jawa Timur menganalisis banjir yang terjai di sejumlah titik wilayah Jawa Timur bermula karena meluapnya Sungai Butung di kawasan Waru, Sidoarjo, Selasa (6/2).
Dilansir dari Radar Surabaya (JawaPos Grup), Kamis (8/2), Menurut Dinas Pekerjaan Umum dan Sumber Daya Air Jatim, selain hujan lebat, banjir di sejumlah titik dipicu air pasang dan sungai yang kotor.
“Kondisi saat ini di perkampungan, sedimen tinggi, banyak sampah dan eceng gondok,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan SDA Jatim, Baju Trihaksoro, Rabu (7/2).
Baju menambahkan, pihaknya tidak memperkirakan banjir ini. Menurut dia, bencana banjir ini terjadi bersamaan dengan air pasang.
“Ketinggian air pasang hampir 1,5 meter sehingga air tidak terbuang ke laut,” ujar Baju menjelaskan kondisi pasang air saat banjir.
Terkait kondisi Rob (Pasang Air Laut), Baju berkata bahwa, fenomena tersebut sesuai prediksi BMKG akan terjadi pada 6-12 Februari mendatang.
“Sehingga air yang seharusnya mengalir ke laut tidak bisa masuk ke laut. Kami berkoordinasi dengan BBWS, BPBD, dan PU Sidoarjo untuk menanganinya bersama-sama. Hari ini kami sedang melihat titik-titik yang perlu dilakukan normalisasi pembersihan sampah. Nanti akan kami normalkan. me-metakannya,” jelas Baju.
Untuk membersihkan sampah dan sedimen di sungai, Dinas PU SDA Jatim akan mengerahkan alat berat. Nantinya dalam prosesnya akan dilakukan pengerukan sungai.
“Kami akan mengerahkan alat berat, kemudian kabupaten akan mendatangkan pompa mobile yang bisa dipompa ke laut,” ujar Baju.
Diketahui, Sungai Butung di kawasan Waru Sidoarjo meluap pada Selasa (6/2). Meluapnya sungai ini disebabkan oleh hujan lebat dengan intensitas tinggi yang berlangsung selama dua hari, Senin (5/2) - Selasa (6/2).
Akibat luapan sungai, genangan air yang sebelumnya menggenangi Jalan Desa Waru bertambah tinggi hingga mencapai 30-60 cm.
Rumah warga juga banyak yang terendam banjir, akibat luapan sungai dan hujan deras yang terjadi selama dua hari tersebut.
Selain Waru, banjir yang terjadi kali ini juga melanda Bungurasih, Sawotratap, Pepelegi, Kedungrejo dan sejumlah desa lainnya di Waru serta sejumlah kecamatan di Kabupaten Sidoarjo.
***

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
