Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 15 Januari 2024 | 04.01 WIB

Ribuan Seragam Sekolah Gratis Disiapkan Pemkot Surabaya

Kepala Dispendik Surabaya Yusuf Masruh. - Image

Kepala Dispendik Surabaya Yusuf Masruh.

JawaPos.com–Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya segera menyiapkan seragam baru untuk siswa-siswi dari keluarga miskin (gamis) di tahun ajaran baru 2023/2024. Dispendik Surabaya akan menyiapkan sekitar 20.000 seragam baru untuk pelajar SD-SMP dari gamis dan pra gamis.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya Yusuf Masruh mengatakan, saat ini masih berkoordinasi dengan Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan (Dinkopdag) untuk menyiapkan seragam baru di tahun ajaran 2023/2024 lebih awal. Nanti, seragam tersebut diproduksi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) binaan Pemkot Surabaya.

”Kami koordinasi dulu sama teman-teman Dinkopdag. Cuma memang kami menyiapkan lebih awal. Harapan kami nanti di tahun ajaran baru itu anak-anak yang gamis ini sudah menerima seragam,” kata Yusuf, Minggu (14/1).

Yusuf mengimbau kepada orang tua siswa yang berasal dari gamis dan pra gamis agar tidak kebingungan soal seragam di tahun ajaran baru.

”Nanti, orang tua (siswa) ini nggak usah bingung, di tahun ajaran baru pakai seragam apa, ndak usah. Ini Pak Wali (Eri Cahyadi) kan sudah menyiapkan (seragam) untuk gamis dan pra gamis ya,” ujar Yusuf.

Yusuf menjelaskan, pengadaan seragam untuk siswa gamis dan pra gamis itu tidak lama lagi dilakukan. Dia berharap, pengadaan itu bisa berlangsung pada Februari. Dispendik Surabaya sedang melakukan pendataan dan pengukuran seragam.

Menurut dia, pengukuran seragam sedikit menyita waktu, karena dilakukan secara bertahap dan mendahulukan siswa yang lama. Dispendik akan mendahulukan pengukuran seragam kepada siswa yang sebelumnya duduk di kelas 2 SD ke kelas 3 SD dan kelas 7 SMP ke kelas 8 SMP.

Setelah siswa yang lama selesai melakukan pengukuran, berlanjut ke tahap pengukuran seragam untuk siswa baru dari TK B ke kelas 1 SD, dan kelas 6 SD ke kelas 7 SMP.

”Bertahap, kita dahulukan untuk anak-anak yang lama dahulu. Nanti mendekati Juni, itu nanti (pengukuran) untuk yang kelas 7 SMP dan kelas 1 SD,” terang Yusuf.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore