
Sejumlah pekerja menggarap fasilitas baru di Taman Sejarah dekat Jembatan Merah Plaza (JMP), Jumat (12/1)/ sumber: (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
JawaPos.com – Pemkot Surabaya terus menguatkan kawasan wisata Suroboyo Kutho Lawas. Salah satu proyeknya yang tengah berjalan saat ini adalah revitalisasi di Taman Sejarah.
Menurut pantauan Radar Surabaya (Jawa Pos Grup), Kabid Bangunan Gedung DPRKPP Kota Surabaya, Iman Krestian Mahardono mengatakan, bahwa yang yang telah berdiri sejak 1748 tersebut tidak hanya sekedar dipercantik.
Pihaknya nanti juga akan melengkapi dengan Tourist Information Center (TIC). Sehingga, pengunjung bisa mendapatkan informasi lengkap terkait destinasi heritage lain di sekitarnya.
“Pengerjaan yang banyak itu di bagian belakang, yang nantinya akan ada beberapa ruangan,” ujar Iman pada Jumat (12/1), dikutip dari Radar Surabaya.
Menurutnya TIC ini memiliki fungsi penting, sebagai sarana sosialisasi program Suroboyo Kutho Lawas.
“Misalnya ada Penjara Kalisosok dan Museum De Javasche Bank. Nanti aka nada penjelsa informasi soal cagar budaya ini di TIC,” terang Iman.
Selain TIC, tempat tersebut nantinya akan diproyeksi untuk kantor DLH hingga coffee shop atau perpustakaan.
Pada bagian atas, akan difungsikan sebagai dek bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana dekat sungai Kalimas.
“Nantinya juga ada kafe berkonsep outdoor disana,” jelasnya.
Iman kembali menuturkan bahwa pemilihan warna cat terakota, bertujuan untuk memberikan kesan natural yang akan menimbulkan kesan adem di mata.
Ia kembali menjelaskan, setelah bagian belakang selesai fokusnya pengerjaan selanjutnya akan berpindah ke tengah.
Di antaranya, menyediakan museum yang dilengkapi dengan puluhan monument bergambar. Masing-masing akan menceritakan sejarah di era kolonial yang dirancang dengan konsep outdoor.
Pihaknya berencana akan memasang replika mobil dari Jenderal Mallaby. Selain itu, ada pula pembuatan area komersial, playground, hingga merapikan taman. Serta yang terpenting adalah area parker yang optimal.
“Nanti juga dipasang cobblestone di depan Gedung Internatio. Semua ini akan dikerjakan kolaborasi dengan dishub, DSDABM, disbudporapar, DPRKPP,” beber Kabid Bangunan Gedung DPRKPP Kota Surabaya.
Iman menuturkan bahwa tujuan revitalisasi taman bukan hanya memperindah. Namun, pemkot juga berupaya untuk mengkampanyekan potensi wisata heritage agar menjadi daya Tarik kuat bagi wisatawan.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
