Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 13 Januari 2024 | 20.35 WIB

Perkuat Wisata Suroboyo Kutho Lawas, Begini Proses dan Rencana Pemkot dalam Revitalisasi Total di Taman Sejarah

Sejumlah pekerja menggarap fasilitas baru di Taman Sejarah dekat Jembatan Merah Plaza (JMP), Jumat (12/1)/ sumber: (SURYANTO/RADAR SURABAYA) - Image

Sejumlah pekerja menggarap fasilitas baru di Taman Sejarah dekat Jembatan Merah Plaza (JMP), Jumat (12/1)/ sumber: (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

JawaPos.com – Pemkot Surabaya terus menguatkan kawasan wisata Suroboyo Kutho Lawas. Salah satu proyeknya yang tengah berjalan saat ini adalah revitalisasi di Taman Sejarah.

Menurut pantauan Radar Surabaya (Jawa Pos Grup), Kabid Bangunan Gedung DPRKPP Kota Surabaya, Iman Krestian Mahardono mengatakan, bahwa yang yang telah berdiri sejak 1748 tersebut tidak hanya sekedar dipercantik.

Pihaknya nanti juga akan melengkapi dengan Tourist Information Center (TIC). Sehingga, pengunjung bisa mendapatkan informasi lengkap terkait destinasi heritage lain di sekitarnya.

“Pengerjaan yang banyak itu di bagian belakang, yang nantinya akan ada beberapa ruangan,” ujar Iman pada Jumat (12/1), dikutip dari Radar Surabaya.

Menurutnya TIC ini memiliki fungsi penting, sebagai sarana sosialisasi program Suroboyo Kutho Lawas.

“Misalnya ada Penjara Kalisosok dan Museum De Javasche Bank. Nanti aka nada penjelsa informasi soal cagar budaya ini di TIC,” terang Iman.

Selain TIC, tempat tersebut nantinya akan diproyeksi untuk kantor DLH hingga coffee shop atau perpustakaan.

Pada bagian atas, akan difungsikan sebagai dek bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana dekat sungai Kalimas.

“Nantinya juga ada kafe berkonsep outdoor disana,” jelasnya.

Iman kembali menuturkan bahwa pemilihan warna cat terakota, bertujuan untuk memberikan kesan natural yang akan menimbulkan kesan adem di mata.

Ia kembali menjelaskan, setelah bagian belakang selesai fokusnya pengerjaan selanjutnya akan berpindah ke tengah.

Di antaranya, menyediakan museum yang dilengkapi dengan puluhan monument bergambar. Masing-masing akan menceritakan sejarah di era kolonial yang dirancang dengan konsep outdoor.

Pihaknya berencana akan memasang replika mobil dari Jenderal Mallaby. Selain itu, ada pula pembuatan area komersial, playground, hingga merapikan taman. Serta yang terpenting adalah area parker yang optimal.

“Nanti juga dipasang cobblestone di depan Gedung Internatio. Semua ini akan dikerjakan kolaborasi dengan dishub, DSDABM, disbudporapar, DPRKPP,” beber Kabid Bangunan Gedung DPRKPP Kota Surabaya.

Iman menuturkan bahwa tujuan revitalisasi taman bukan hanya memperindah. Namun, pemkot juga berupaya untuk mengkampanyekan potensi wisata heritage agar menjadi daya Tarik kuat bagi wisatawan.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore