Taman sejarah direvitalisasi total oleh Pemkot Surabaya
JawaPos.com - Taman sejarah direvitalisasi total oleh Pemkot Surabaya. Hal ini dilakukan untuk memperkuat wisata di Kutho Lawas Surabaya.
Bangunan Taman Sejarah yang sudah berdiri sejak 1748 itu tak hanya dipercantik saja, namun juga ditambah dengan beberapa kelengkapan penunjang lainnya.
Kabid Bangunan Gedung DPRKPP Kota Surabaya Iman Krestian Mahardono mengatakan, pihaknya akan melengkapi Taman Sejarah itu dengan Tourist Information Center (TIC). Sehingga, pengunjung bisa mendapatkan informasi destinasi heritage lain di sekitarnya.
Menurut dia, TIC memiliki fungsi penting. Yaitu sarana sosialisasi program Kutho Lawas. Keberadaannya bisa memberikan gambaran kepada pengunjung terkait bangunan heritage di sekitarnya.
"Misalnya ada Penjara Kalisosok dan Museum De Javasche Bank. Nanti ada penjelasan informasi soal cagar budaya ini," terang Iman.
Iman menjelaskan, tujuan revitalisasi taman memang bukan hanya memperindah. Pemkot pun berupaya mengampanyekan potensi wisata heritage yang lain. Sehingga menjadi daya tarik kuat bagi wisatawan.
"Selain itu, untuk memudahkan menjangkau lokasi-lokasi destinasi. Rencananya akan disediakan transportasi sepeda dan becak hias," ungkapnya
Selain TIC, Dia mengatakan, ada beberapa ruangan yang dibangun. Tempat tersebut diproyeksikan untuk kantor DLH hingga coffee shop atau library. Bagian atasnya akan difungsikan sebagai dek bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana sungai.
"Fokusnya saat ini memang area belakang," ucapnya.
Dia menyampaikan, dek di atas TIC disediakan dalam rangka memaksimalkan bangunan. Terlebih, lokasinya menghadap ke arah Sungai Kalimas yang punya nilai sejarah. Sehingga, nantinya akan ada kafe berkonsep outdoor.
"Nantinya juga ada kafe berkonsep outdoor di sana," tegasnya.
Baca Juga: KPK Pastikan Dalami Aliran Dugaan Suap Rp 3,4 T Perusahaan Software SAP ke Pejabat di Indonesia
Sementara untuk desain warnanya, Iman menuturkan, pihaknya sengaja memilih cat terakota. Tujuannya agar terkesan natural. Warna itu menurutnya juga memiliki kesan yang adem dan tidak mudah kotor. "Tidak cepat kotor dari sebelumnya berwarna putih," ungkapnya.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
