Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 Desember 2023 | 23.16 WIB

Kemenkumham Jatim Pastikan Pelayanan Prima di TPI Juanda dalam Momen Nataru

Kanwil Kemenkumham Jatim mencatat ada 40.542 orang lalu lalang melalui Bandara Juanda. - Image

Kanwil Kemenkumham Jatim mencatat ada 40.542 orang lalu lalang melalui Bandara Juanda.

JawaPos.com–Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) di Bandara Juanda menjadi salah satu tempat paling sibuk selama momen Natal dan Tahun Baru 2024 (Nataru). Selama sepekan terakhir (23-28/12), Kanwil Kemenkumham Jatim mencatat ada 40.542 orang lalu lalang di pintu gerbang internasional itu.

”Pada momen Nataru ini didominasi penumpang keberangkatan ke luar negeri dengan 22.122 orang, sedangkan kedatangan mencapai 18.420 orang,” ujar Kakanwil Kemenkumham Jatim Heni Yuwono.

Jumlah penumpang keberangkatan selama momen Nataru itu, lanjut dia, didominasi penumpang warga negara Indonesia (WNI). Tujuannya ke negara-negara yang selama ini memang menjadi destinasi wisata dan religi yaitu Singapura, Malaysia, dan Saudi Arabia.

”Selain wisata ke luar negeri, jemaah untuk umrah juga mendominasi WNI yang keluar negeri pada momen Nataru ini,” jelas Heni.

Sedangkan untuk kedatangan, mayoritas merupakan warga negara Tiongkok. Dengan tujuan wisata ke Bromo dilanjutkan ke Ijen.

”Mayoritas pulang dari Bali, melanjutkan ke Jawa Timur untuk ke Bromo dan Ijen,” terang Heni.

Angka itu, diprediksi akan semakin bertambah menjelang pergantian tahun. Kadiv Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Jatim Herdaus menyatakan, pihaknya melakukan monitoring dan evaluasi pelayanan publik di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Juanda pada hari ini (29/12).

Dia memastikan kesiapan pintu gerbang internasional itu menghadapi lonjakan penumpang. Baik yang berangkat maupun tiba dari luar negeri.

Herdaus didampingi Kepala Bidang TPI Kanim Kelas I Khusus TPI Surabaya Yudhistira Yudha Permana meninjau sarana dan prasarana di TPI Juanda. Tujuannya untuk memastikan semua fasilitas berfungsi dengan baik dan memenuhi standar yang ditetapkan.

”Karena tahun ini, jumlah perlintasan orang di TPI Juanda naik sangat signifikan dibanding tahun lalu,” papar Herdaus.

Pada 2022, lanjut Herdaus, jumlah orang yang melintas baik kedatangan maupun keberangkatan mencapai 973.727 orang. Sedangkan pada 2023, jumlahnya meningkat hingga dua kali lipat yaitu mencapai 2.151.393 orang.

”Ini menunjukkan bahwa Jawa Timur masih menjadi destinasi favorit bagi wisatawan. Ini juga sebagai tanda bahwa ekonomi mulai bergeliat,” terang Herdaus.

Sementara itu, Yudhistira menyampaikan, telah mengantisipasi lonjakan jumlah orang yang melintas pada momen Nataru. Salah satunya dengan menciptakan Control Room dan Laboratorium Forensic Immigration Checkpoint (Clearence). Sebuah ruang kontrol terpusat yang dilengkapi peralatan laboratorium forensik guna mengawasi kegiatan teknis keimigrasian.

Clearence akan memproses serta menyajikan data administrasi keimigrasian secara akurat, real time, dan digital, melalui satu ruangan terpusat,” terang Yudhistira.

Clearence menjadi pusat kendali dan kontrol dari sistem Direktorat Jenderal Imigrasi seperti Immigration Alert Surveilans System yang merupakan sistem pindai wajah berbasis kamera. Yang membaca wajah penumpang yang terkoneksi dengan sistem cekal serta sistem PAU yaitu passenger analysist unit yang menganalisis behaviour penumpang sebelum memasuki wilayah Indonesia.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore