
Safitri Anggraini Dewi.
JawaPos.com–Selebgram asal Sidoarjo, Safitri Anggraini Dewi diduga jadi korban kekerasan kekasihnya, MA, di Perum Kahuripan Nirwana Village, Desa Sumput, Sidoarjo, pada November.
Penganiayaan tersebut diduga dilakukan karena faktor cemburu. Dilansir dari Radar Sidoarjo, pada Rabu (20/12), Safitri yang memiliki akun Instagram @vitri.pradana, membenarkan kekerasan yang diduga dilakukan kekasihnya itu.
Dia mengaku menderita luka lebam di sekujur tubuh akibat pukulan yang dilakukan MA. Terduga pelaku yang merupakan kekasihnya itu berasal dari Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.
Kekerasan tersebut bermula pada Kamis (9/11). Dia mendapati MA clubbing bersama perempuan lain. Mendapati hal tersebut, korban berniat membalas seperti yang dilakukan kekasihnya itu.
”Akhirnya saya balas, saya keluar dengan teman cowok,” ungkap Safitri.
Hal tersebut menimbulkan salah paham. Kekasih korban yang mengetahui hal tersebut emosi dan marah. Setelah clubbing di Malang, terduga pelaku langsung menuju ke Sidoarjo bertemu korban. Pelaku mendatangi rumah Safitri di Perum Kahuripan Nirwana.
”Dia menunggu di depan pos satpam cluster saya. Saya kaget kok ada dia, setelah saya masuk portal, terlihat dari spion mobil bahwa dia membuntuti saya dari belakang,” kata Safitri.
Sesampainya di depan rumah, mereka berdua terlibat adu mulut.
”Cekcok sampai di dalam rumah. Saya dipukul sampai babak belur, dicekik, kepala saya dipukul pakai handphone, telinga saya digigit sekencang-kencangnya sampai berdarah, anting sampai lepas juga bengkok, badan saya didorong dengan keras sampai terbentur lemari sama ranjang tidur,” jelas Safitri.
Tak sampai di situ, penganiayaan terus berlanjut hingga menyebabkan korban pingsan sampai dua kali. Walaupun mengetahui korban pingsan, pelaku tidak menolong. Pelaku justru langsung kembali ke Malang dengan membawa baju di lemari.
Setelah siuman, korban merasakan rasa sakit yang luar biasa akibat lebam di sekujur tubuh. Atas kejadian yang menimpanya, korban langsung melaporkan ke Polresta Sidoarjo untuk ditindaklanjuti.
Saat dikonfirmasi, Kasi Humas Polresta Sidoarjo Iptu Tri Novi Handono membenarkan atas adanya kejadian penganiayaan di Perum Kahuripan Nirwana, Sidoarjo. ”Masih penyelidikan,” ucap dia singkat.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
