Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Hendro Sukmono / sumber: Radar Surabaya
JawaPos.com – Satreskrim Polrestabes Surabaya sedang melakukan penyelidikan terkait insiden penganiayaan yang menimpa dua anggota Satpol PP Kota Surabaya selama pengamanan demonstrasi pada akhir bulan lalu.
Sebelumnya, satu tersangka bernama RTAP, seorang warga Tulungagung, telah ditetapkan sebagai tersangka atas penganiayaan, yaitu Abdul Muid, 25, dan Tareq Aziz, 31.
Dikutip dari Jawa Pos Radar Surabaya pada Senin (18/12), Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Hendro Sukmono mengungkapkan bahwa tersangka RTAP telah menyerahkan diri pada malam Senin (4/12).
RTAP tiba di kantor polisi ditemani oleh rekan-rekan buruhnya. Hendro menyatakan bahwa RTAP berharap dapat mencapai kesepakatan damai dengan korban dan pelapor.
Sedangkan, satu tersangka lainnya masih dalam pengejaran dan belum berhasil ditangkap hingga saat ini. Satu terduga pelaku ini telah menerima panggilan pertama dari pihak Satreskrim Polrestabes Surabaya.
Namun, saat ini belum ada tanggapan dari pihak tersangka. Oleh karena itu, pihak kepolisian akan mengirim surat panggilan kedua kepada tersangka.
Baca Juga: Fokus Perangi Malnutrisi serta Menciptakan Generasi Sehat dan Cerdas di Perayaan Ulang Tahun Ke-2
Jika panggilan kedua tidak direspons, kepolisian menyatakan niatnya untuk menjemput paksa tersangka tersebut.
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Hendro Sukmono menyampaikan bahwa jika tidak ada respons, langkah tegas menjemput paksa akan dilakukan oleh anggotanya.
Sebelumnya, terdapat video yang menyebar yang menunjukkan penganiayaan terhadap dua anggota Satpol PP Kota Surabaya saat mereka sedang mengamankan unjuk rasa buruh pada Kamis (30/11).
Baca Juga: Bendum PDIP Ungkap Pertemuan Megawati dengan Paus Fransiskus, Bahas Perang hingga Krisis Global
Dalam video tersebut, kedua korban dipukuli oleh sejumlah pria yang mengenakan atribut warna merah hitam, yang teridentifikasi sebagai salah satu kelompok buruh.
Mereka mengalami luka serius, termasuk retak tulang belakang dan luka di kepala dan tulang rusuk.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
