ILUSTRASI: E-commerce. (Pexels)
– Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan mendorong para pedagang pasar untuk menyesuaikan diri serta terbiasa dengan digitalisasi atau kemajuan zaman, sehingga eksistensi mereka tak tergerus oleh e-commerce yang sedang marak.
Dewi Soeriyawati selaku Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag) Kota Surabaya merespons salah satu e-commerce yang kembali dibuka.
Dikutip dari Radar Surabaya, kehadiran platform belanja online itu menurutnya telah memberikan dampak signifikan bagi pedagang pasar, sehingga pemkot berencana menelurkan kebijakan baru.
Baca Juga: Ganjar Tegas Lanjutkan Hilirisasi SDA
“Kemarin sempat ramai, terus ditutup karena banyak yang mengeluh. Akhirnya regulasinya diubah,” katanya pada Kamis (14/12).
Meskipun zaman berkembang, keberadaan pedagang pasar harus bertahan. Oleh karena itu, memikirkannya akan memberikan intervensi kepada mereka agar mereka segera beradaptasi dengan tantangan digitalisasi.
“Harus mengikuti perkembangan zaman yang semakin modern dan didukung teknologi,” ungkapnya.
Untuk menyelaraskan dengan digitalisasi, pemkot bakal memberikan pelatihan berjualan melalui e-commerce. Sebab, sebagian pedagang masih awam dengan metode itu.
Saat ini menunda tengah menggodok kebijakan itu dan segera melakukan pendataan.
“Ada Arah dari Pak Wali untuk mendorong teman-teman pedagang ini berjualan secara online. Ini cara menjaga, melatih mereka, dan menyampaikan agar menjual produk yang mereka miliki,” jelasnya Dewi.
Menurutnya, era digital memberikan kesempatan yang sama untuk semua lapisan, khususnya pedagang pasar pun dapat menjual produknya melalui online. Selain praktis, potensi marketnya lebih luas.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
