
Atraksi naik gajah merupakan salah satu atraksi favorit bagi pengunjung Kebun Binatang Surabaya./Radar Surabaya/Suryanto
JawaPos.com - Libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) sudah di depan mata. Sejumlah tempat wisata sudah bersiap dengan potensi melonjaknya pengunjung.
Salah satunya adalah Kebun Binatang Surabaya (KBS) yang diprediksi mengalami lonjakan jumlah pengunjung hingga puluhan ribu.
Kasi Humas KBS Lintang Ratri Sunarwidhi optimis pada peak season tahun ini jumlah pengunjung akan tembus lebih dari 50 ribu orang.
Bahkan, puncaknya bisa mencapai 70 ribu orang tiap hari selama libur Nataru. "Tanda-tanda kenaikan sudah ada," ujarnya, Kamis (7/12) seperti dikutip dari Radar Surabaya.
Lintang menyebutkan, kenaikan pengunjung mulai terlihat sejak dua pekan terakhir. Selama dua pekan sudah menembus 100 ribu pengunjung.
"Sabtu-Minggu sekitar 20 ribu sampai 25 ribu. Ini sudah termasuk tinggi, apa lagi masuk periode liburan nanti," jelasnya.
Kasi Humas KBS memproyeksi, periode Nataru tahun ini bakal positif. Targetnya adalah sama seperti saat sebelum pandemi. Yaitu mencapai lebih dari 50 ribu pengunjung per hari.
"Kita harapannya jumlah kunjungan terus membaik, sama seperti sebelum pandemi," ucapnya.
Berkaca dari jumlah pengunjung tahun lalu, pihak KBS yakin pengunjung akan terus meningkat setelah sebelumnya sempat terseok-seok akibat pandemi Covid-19.
"Bahkan akhir pekan atau puncaknya diperkirakan tanggal 1 Januari 2024 pengunjung mencapai 70.000 orang. Terakhir sekitar 40 ribu untuk 1 Januari 2023 lalu,” terang Lintang.
Ia mengaku telah mempersiapkan berbagai hal untuk menyambut momen libur Nataru. Salah satunya adalah penguatan keamanan. Pihaknya akan menggandeng sejumlah jajaran.
"Keamanan ditingkatkan dengan keamanan setempat, polsek, dishub dan keamanan luar, dari satpam juga ditingkatkan. Kita tambah pasukan pramuka, (personel) satpol PP, dan sebagainya,” bebernya.
Selain itu, peningkatan pelayanan untuk pengunjung juga dilakukan. Salah satunya adalah sektor pelayanan kesehatan.
Dia akan menambah ruangan kesehatan di dua lokasi. "Nantinya dekat panggung dan pintu masuk," imbuhnya.
Dia pun mengimbau agar pengunjung mewaspadai tindak kriminal. Salah satunya dengan meminimalisir penggunaan uang tunai. Sebab, pihaknya telah mengoptimalkan pembayaran secara cashless.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
