
Pengembangan Layanan Puskesmas Kedurus (Instagram/@sehatsurabayaku)
JawaPos.com – Dalam rangka memperingati hari AIDS sedunia pada Jumat (1/12), Puskesmas Surabaya dan Dinkes Surabaya mengadakan serangkaian kegiatan.
Kegiatan yang dilakukan oleh Puskesmas Surabaya dan Dinkes ini bertujuan untuk memberikan layanan pencegahan penyebaran virus HIV AIDS, terutama di Surabaya.
Layanan pencegahan ini mengacu pada beberapa kelompok sasaran yang pantas mendapatkan PrEP atau Profilaksis Pra Pajanan.
Dalam unggahan Instagram @sehatsurabayaku menyebutkan, kegiatan ini merupakan wujud nyata dari tema yang diberikan oleh Dinas Kesehatan Surabaya yakni “Let’s Communitas Lead”.
Yang maksudnya adalah bergerak bersama komunitas yang menggandeng sejumlah lembaga masyarakat dalam upaya penanggulangan pencegahan HIV dan AIDS.
Adapun lembaga masyarakat yang ikut andil dalam program ini adalah Dinkes Jawa Timur bersama Aliansi Surabaya Peduli AIDS (ASPA).
Kemudian ada KDS Sahabat Bersama, Kelompok Dukungan Sebaya, Peer Edukator, Satgas TBC, Jaringan Indonesia Positif sampai WHO.
Dalam unggahan foto rangkaian kegiatan yang ada di Instagram @sehatsurabayaku, Dinas Kesehatan Surabaya sedang melakukan pengembangan layanan di berbagai Puskesmas di Surabaya.
Assessment atau penilaian pengembangan layanan tersebut terkait PrEP (Pre Exposure Profilaksis) sedang dilaksanakan di Puskesmas Jagir, Kedurus, dan Klinik PKBI.
PrEP sendiri merupakan penggunaan obat Antiretroviral (ARV) agar menghindari orang yang berisiko HIV AIDS terhindar dari penyakit itu.
Orang yang akan diberi PrEP sendiri adalah orang yang memiliki resiko tinggi untuk tertular HIV AIDS, namun masih dalam tahap negatif atau belum terpapar.
Dalam pengertian tersebut, Puskesmas Surabaya dan Dinkes Surabaya telah menjabarkan orang yang menjadi sasaran pengobatan PrEP.
Orang tersebut antara lain laki-laki yang berhubungan seksual dengan laki-laki (LSL), wanita pekerja seks juga waria.
Kemudian ada para pengguna NAPZA suntik, serta orang yang memiliki pasangan seksual dengan status HIV positif.
Tujuan kegiatan ini adalah dengan memberikan layanan PrEP yang dapat diminum secara rutin oleh para sasaran, yang akan melindungi dan mencegah penularan tersebut.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
