Memasuki November, bunga Tabebuya mulai bermekaran dan menghiasi jalanan protokol Kota Surabaya.
JawaPos.com - Kota Surabaya makin cantik sejak ditanami tabebuya. Tanaman itu tumbuh subur. Sebab, cocok dengan cuaca panas yang khas Kota Pahlawan.
Tanaman tabebuya sekilas mirip sakura. Tapi asalnya bukan dari Jepang. Tabebuya berasal dari Amerika Selatan. Tepatnya Brasil dan Paraguay.
Siklus tabebuya mudah diamati. Bunga-bunga itu bakal bermekaran tiga kali dalam setahun. Itu maksimal.
Umumnya, tabebuya hanya dapat dinikmati dua kali. Bunganya mekar antara Juli-Agustus dan Oktober-November. Praktisnya, dia bakal berbunga saat pergantian musim dan selama musim kemarau.
Kabid Pengendalian Pencemaran dan Pengelolaan Keanekaragaman Hayati Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya Myrna Augusta Aditya Dewi mengatakan, bunga itu tidak mekar saat musim hujan.
Kemarau panjang dan suhu meningkat memicu tanaman itu cepat mekar.
Baca Juga: Bak di Negeri Sakura, Pohon Tabebuya yang Mekar di Jalanan Magelang Viral, jadi Spot Foto Warga
Sayang, umur bunga itu pendek. Sekitar 1-2 minggu, lalu gugur. "Semakin panas akan berbunga," ujarnya, Rabu (11/22).
Myrna menyebutkan, ada lima jenis warna bunga tabebuya. Mulai putih, merah muda, kuning, ungu, dan merah. Totalnya sekitar 16.741 pohon tersebar di seluruh Kota Surabaya.
Dia menerangkan, bunga tabebuya paling banyak ada di kawasan Jalan Ahmad Yani, Arif Rahman Hakim, Kertajaya Indah, Dharmahusada Indah, Dharmahusada, Ambengan, Gelora Bung Tomo (GBT), Mayjen Sungkono, Wiyung, Ngagel Jaya Selatan, dan Jalan HR Muhammad.
Baca Juga: Tabebuya Bermekaran Indah di Jalanan Jakarta, Netizen: Ku kira Jepang, Ternyata Kemang dan Sudirman
Di jalan-jalan itu, terdapat 11.821 bunga tabebuya warna putih dan merah muda. Jumlah tabebuya putih dan merah muda lebih banyak dari warna lainnya. Warna kuning ada sekitar 4.658 pohon, warna ungu ada 100 pohon, dan merah sekitar 162 pohon.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
