
BPBD Kota Surabaya gelar serangkaian kegiatan dalam Peringatan Pengurangan Risiko Bencana di Kantor BPBD Kota Surabaya.
JawaPos.com–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya menggelar serangkaian kegiatan dalam Peringatan Pengurangan Risiko Bencana mulai 25-27 Oktober. Acara dilaksanakan di Kantor BPBD Kota Surabaya.
Pada 25 Oktober, ragam kegiatan yang digelar adalah donor darah, bazar paket sembako murah dan UMKM, hingga pemeriksaan kesehatan. Selanjutnya, pada 26 Oktober, dilakukan sosialisasi dan simulasi mitigasi bencana. Kedua kegiatan itu berlangsung di Kantor BPBD Kota Surabaya. Sedangkan, pada 27 Oktober, dilakukan kerja bakti.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengajak masyarakat turut serta dalam memitigasi bencana. Sebab, masyarakat berperan penting dalam mencegah dan menanggulangi bencana. Dimulai dari menginformasikan terjadinya bencana hingga melakukan evakuasi mandiri.
”Seluruh warga Kota Surabaya ayo kita menjaga Kota Surabaya, serta terkait dengan cuaca musim kemarau banyak terjadi kebakaran, ayo kita sama-sama menjaga. Kita harus memitigasi agar bisa mengenali risiko dan mencegah bencana di Kota Surabaya,” kata Wali Kota Eri.
Eri menjelaskan, bencana bisa terjadi kapan saja. Seperti banjir, maupun kebakaran. Pemkot Surabaya tak henti-hentinya menggelar simulasi mitigasi bencana bagi masyarakat.
”Ini yang paling banyak adalah kebakaran sehingga saya meminta warga Surabaya bisa menjaga wilayah masing-masing dan lebih berhati-hati lagi,” jelas Eri.
Sementara itu, Kepala BPBD Kota Surabaya Laksita Rini Sevriani mengatakan, memperingati Satu Dekade Peringatan Bulan Pengurangan Resiko Bencana, BPBD Surabaya menggelar serangkaian kegiatan mulai 25-28 Oktober.
”Pada 25 Oktober kita menggelar baksos (bakti sosial), donor darah, tes kesehatan, bazar sembako murah dengan tiga komoditas berupa gula, minyak, dan beras,” kata Laksita Rini.
Laksita Rini menjelaskan, pada 26 Oktober akan digelar sosialisasi dan mitigasi bencana bagi pelajar sekolah di Kelurahan Kendangsari dan Jemursari, Kota Surabaya. Selanjutnya, pada 27 Oktober akan diadakan kerja bakti.
” Kota Surabaya juga rutin membantu daerah-daerah lain. Seperti saat ada bencana kebakaran di Gunung Lawu, kami membantu selama 7 hari,” terang Laksita Rini Sevriani.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
