
Patdua diambil dari nomor rumah orang tua Yudi Kemal dan Reza Prakoso yang menjadi tempat berkumpul dan beraktivitas.
JawaPos.com–Banyak tempat nongkrong anak muda di Surabaya yang lupa mengakomodasi keberlanjutan lingkungan kreatif. Namun, Patdua Eatery mengajak anak muda untuk tak sekadar nongkrong. Mereka bisa melakukan semua kegiatan di luar rumah di satu tempat yang nyaman.
’’Mereka bisa mengadakan event apa pun, musik komunitas, pameran skala mikro sampai menengah, workshop, kuliah tamu, dan talk show,’’ jelas Owner Patdua Yudi Kemal.
Diinisiatori dua anak muda yang memiliki banyak pemikiran serta kegiatan di bidang entrepreneur dan industri kreatif, Patdua berkonsep eatery semi outdoor-indoor dengan suasana industrial minimalis. Sang pendiri, Yudi Kemal dan Reza Prakoso, adalah kakak beradik yang sama-sama memiliki background abdi negara.
Siapapun bisa mengadakan event seperti musik komunitas, pameran skala mikro sampai menengah, workshop, kuliah tamu, dan talk show di Patdua.
Kafe di kawasan Rungkut Madya atau seberang main gate UPN Veteran Jatim itu merayakan 1st anniversary pada Minggu (22/10). Perayaan 1st anniversary Patdua didahului dengan syukuran bersama tim pada 10 Oktober. Selanjutnya, pada 20–22 Oktober diadakan rangkaian acara yang seru dan edukatif. Di antaranya, workshop accessories, mini exhibition, communities music performance, stand-up comedy, dan guest star band lokal anak muda.
Lewat tema Onederfull Patdua, mereka ingin menunjukkan bahwa Patdua bukan hanya tempat nongkrong dan mengerjakan tugas bagi mahasiswa atau meeting bagi pekerja.
’’Sesuai filosofinya, Patdua bisa jadi tempat berkegiatan positif,’’ ucap Owner Patdua Reza Prakoso.
Patdua diambil dari nomor rumah orang tua mereka yang menjadi tempat berkumpul dan beraktivitas.
’’Business model-nya berjalan profesional. Tapi, tidak ada konsep pasar yang berjalan tanpa support lingkungan,’’ imbuh Reza Prakoso.
Perjalanan Yudi-Reza dalam membangun Patdua dimulai sebelum pandemi dan pada 2019 sempat terhenti. Mereka memulai kembali pada 2022.
Yudi Kemal (kanan) dan Reza Prakoso sempat jatuh bangun dalam menjalankan Patdua. Mereka berharap bisnis F&B yang mereka rintis sejak 2019 itu membawa berkah.
’’Bisa dibilang, 3–4 tahun kami lumayan berdarah-darah,’’ ungkap Yudi.
Mereka berharap bisnis F&B itu membawa berkah. ’’Bismillah makin maju, sukses, dan kami bisa menciptakan ruang kreatif buat anak muda, komunitas, dan customer yang enggak sekadar pengin nongkrong, tapi juga bisa ngapain aja,’’ harap Yudi dan Reza. (nof/c18/ran)

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
