Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 23 Oktober 2023 | 17.02 WIB

Yudi Kemal & Reza Ciptakan Ruang Anak Muda Surabaya lewat Patdua

Patdua diambil dari nomor rumah orang tua Yudi Kemal dan Reza Prakoso yang menjadi tempat berkumpul dan beraktivitas. - Image

Patdua diambil dari nomor rumah orang tua Yudi Kemal dan Reza Prakoso yang menjadi tempat berkumpul dan beraktivitas.

JawaPos.com–Banyak tempat nongkrong anak muda di Surabaya yang lupa mengakomodasi keberlanjutan lingkungan kreatif. Namun, Patdua Eatery mengajak anak muda untuk tak sekadar nongkrong. Mereka bisa melakukan semua kegiatan di luar rumah di satu tempat yang nyaman.

’’Mereka bisa mengadakan event apa pun, musik komunitas, pameran skala mikro sampai menengah, workshop, kuliah tamu, dan talk show,’’ jelas Owner Patdua Yudi Kemal.

Diinisiatori dua anak muda yang memiliki banyak pemikiran serta kegiatan di bidang entrepreneur dan industri kreatif, Patdua berkonsep eatery semi outdoor-indoor dengan suasana industrial minimalis. Sang pendiri, Yudi Kemal dan Reza Prakoso, adalah kakak beradik yang sama-sama memiliki background abdi negara.

Siapapun bisa mengadakan event seperti musik komunitas, pameran skala mikro sampai menengah, workshop, kuliah tamu, dan talk show di Patdua.

Kafe di kawasan Rungkut Madya atau seberang main gate UPN Veteran Jatim itu merayakan 1st anniversary pada Minggu (22/10). Perayaan 1st anniversary Patdua didahului dengan syukuran bersama tim pada 10 Oktober. Selanjutnya, pada 20–22 Oktober diadakan rangkaian acara yang seru dan edukatif. Di antaranya, workshop accessories, mini exhibition, communities music performance, stand-up comedy, dan guest star band lokal anak muda.

Lewat tema Onederfull Patdua, mereka ingin menunjukkan bahwa Patdua bukan hanya tempat nongkrong dan mengerjakan tugas bagi mahasiswa atau meeting bagi pekerja.

’’Sesuai filosofinya, Patdua bisa jadi tempat berkegiatan positif,’’ ucap Owner Patdua Reza Prakoso.

Patdua diambil dari nomor rumah orang tua mereka yang menjadi tempat berkumpul dan beraktivitas.

’’Business model-nya berjalan profesional. Tapi, tidak ada konsep pasar yang berjalan tanpa support lingkungan,’’ imbuh Reza Prakoso.

Perjalanan Yudi-Reza dalam membangun Patdua dimulai sebelum pandemi dan pada 2019 sempat terhenti. Mereka memulai kembali pada 2022.

Yudi Kemal (kanan) dan Reza Prakoso sempat jatuh bangun dalam menjalankan Patdua. Mereka berharap bisnis F&B yang mereka rintis sejak 2019 itu membawa berkah.

’’Bisa dibilang, 3–4 tahun kami lumayan berdarah-darah,’’ ungkap Yudi.

Mereka berharap bisnis F&B itu membawa berkah. ’’Bismillah makin maju, sukses, dan kami bisa menciptakan ruang kreatif buat anak muda, komunitas, dan customer yang enggak sekadar pengin nongkrong, tapi juga bisa ngapain aja,’’ harap Yudi dan Reza. (nof/c18/ran)

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore