
TAK BISA TAHAN EMOSI: Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro menunjukkan barang bukti yang digunakan Heru saat ungkap kasus di Mapolresta Sidoarjo kemarin (5/10).
JawaPos.com - Kasus pembacokan anak sambung oleh ayah tirinya di Dusun Tempuran, Desa Tarik, Kecamatan Tarik, diungkap polisi. Pelakunya, Heru Purnomo, 47, digiring dalam ungkap perkara di Mapolresta Sidoarjo kemarin (5/10).
Heru adalah ayah sambung korban berinisial AA, 15. Dia mengatakan, aksi pembacokan dengan menggunakan pisau itu dilakukan karena tidak kuasa menahan emosi.
’’Dia (AA, Red) kan suka bikin konten, terus guyon sama ibunya. Kemudian, ada yang buat tersinggung,’’ ungkapnya.
Hingga ada perkataan AA kepada ibu kandungnya yang juga memicu emosi tersangka. ’’Dia bilang kalau banyak yang nonton YouTube-nya, dia akan punya uang banyak,’’ tuturnya.
Hal itu membuat Heru tersinggung, kemudian membentak anaknya. Dari sana kemudian muncul cekcok yang dilanjut perkelahian antar keduanya.
’’Dia sempat nendang saya, terus saya pukul balik,’’ jelasnya.
Hingga akhirnya pelaku mengambil pisau di lemari ruang tengah. ’’Pisau itu memang ada di sana, habis buat motong mangga,’’ kata pria 47 tahun tersebut.
Pisau itu lalu ditusukkan ke punggung, dekat bahu kanan korban. ’’Lalu, saya gores juga leher kiri sampai dadanya,’’ ungkapnya.
Selepas kejadian tersebut, Heru kemudian lari ke rumah orang tuanya di Krian. Sementara itu, korban dibawa ke Puskesmas Tarik, lalu dipindahkan ke Rumah Sakit Anwar Medika untuk menjalani operasi.
Sempat ada upaya damai dari pihak keluarga pelaku. Tapi, akhirnya ibu kandung AA melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib pada 19 September.
Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan bahwa Heru diringkus oleh petugas di sebuah warkop di Desa Terungkulon, Krian.
’’Selepas laporan ke unit PPA pada 19 September langsung kami ringkus,’’ katanya. (eza/c6/ai)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
