
PEMERIKSAAN MATA: SAH bersama kedua orang tuanya di RSUD Ibnu Sina sebelum dirujuk ke Rumah Sakit PHC Surabaya untuk menjalani pemeriksaan MRI kemarin (20/9).
JawaPos.com – Pemeriksaan magnetic resonance imaging (MRI) terhadap mata kanan SAH dilakukan kemarin (20/9) pagi. Rencananya, hasilnya diumumkan hari ini (21/9).
Sebelum dibawa ke Rumah Sakit PHC Surabaya, siswi kelas II SD di Menganti, Gresik, Jawa Timur, itu diperiksa awal di RSUD Ibnu Sina, Gresik. Sekitar pukul 07.30, SAH datang ke RS pelat merah tersebut dengan ditemani ayah-ibunya, Samsul Arif dan Kiki Ramadani.
Di Poli Mata RSUD Ibnu Sina, dilakukan dua kali pemeriksaan terhadap mata kanan SAH yang diduga dicolok dengan tusuk bakso tersebut. Pertama, pemeriksaan visus atau tes ketajaman penglihatan. Pemeriksaan itu dilakukan untuk mengetahui kemampuan mata melihat objek dengan jelas dalam jarak tertentu. Tes tersebut biasa digunakan sebagai cara mengetahui kelainan refraksi mata seperti mata minus (rabun jauh), rabun dekat, dan mata silinder.
Hasil pemeriksaan awal, mata kanan SAH mengalami penurunan penglihatan hingga hampir tidak bisa melihat. Namun, pupil mata kanan anak pertama dari tiga bersaudara itu masih merespons cahaya.
Pemeriksaan awal juga dilakukan dengan CT scan optical coherence tomography (OCT). Tidak ada kelainan yang terlihat pada mata kanan SAH.
Sempat muncul dugaan penurunan penglihatan pada mata kanan SAH itu terjadi karena jatuh dua bulan sebelum kejadian. Namun, dari hasil CT scan, tidak muncul jejak akibat jatuh itu.
"Kecil kemungkinan disebabkan trauma jatuh dua bulan lalu,” jelas dr Bambang Tuhariyanto SpM, dokter poli mata RSUD Ibnu Sina.
Sementara itu, Direktur Utama RSUD Ibnu Sina dr Soni MKes mengatakan, SAH selama ini belum pernah menjalani pemeriksaan di rumah sakit yang dirinya pimpin. Karena itu, sebelum pemeriksaan MRI di RS PHC, pihaknya lebih dulu melakukan pemeriksaan awal. "Ini kemudian kami rujuk ke RS PHC untuk MRI,” ucapnya.
Pemeriksaan MRI itu berlangsung sekitar 30 menit. Bergantung kondisi pasien. Karena pasien masih di bawah umur, kemungkinan prosesnya sedikit lebih lama. Namun, kemarin sore hasil MRI itu sudah keluar. Tapi, hasilnya baru diumumkan Polres Gresik hari ini.
Dari Surabaya, dokter spesialis radiologi konsultan RS PHC dr Lailatul Muqmiroh mengatakan bahwa pihaknya tidak memiliki wewenang menjelaskan kondisi korban. "Hasil dari pemeriksaan MRI di sini (RS PHC Surabaya, Red) akan kami serahkan ke RSUD Ibnu Sina," tuturnya.
Hal itu disebabkan kondisi kesehatan pasien atau rekam medis tidak bisa disiarkan secara bebas. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang ikut mendampingi korban mengatakan akan mencarikan tempat (sekolah) yang menyenangkan. ’’Mari kita doakan saja agar SAH sehat,” katanya.
Sementara itu, penyidikan kasus kekerasan yang menimpa SAH pada 7 Agustus lalu dilakukan secara maraton. Satreskrim Polres Gresik sudah mengumpulkan keterangan dari 32 saksi.
Jumlah tersebut belum termasuk permintaan keterangan dari 156 siswa yang berasal dari sekolah tempat korban mengenyam pendidikan. Meski demikian, seluruh keterangan itu belum mengarah pada pelaku.
Terlebih, tim penyidik baru memeriksa 22 siswa. "Proses masih terus berjalan, tapi mulai ada titik terang terkait rangkaian kronologi kasus tersebut," ujar Kasatreskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan.
Salah satu yang menjadi catatan, upaya keluarga korban meminta rekaman CCTV, tapi tidak mendapat respons yang diharapkan dari pihak sekolah. Hingga akhirnya, peristiwa tersebut berujung pada laporan ke Polres Gresik pada 28 Agustus lalu.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
