
Caption foto: Sosok Susanto dokter gadungan yang memakai data dr Anggi Yurikno padahal hanya lulusan SMA (X)
JawaPos.com - Pria bernama Susanto menjadi perbincangan publik karena aksinya menipu RS Pelindo Husada Citra (RS PHC) Surabaya dengan menjadi dokter gadungan selama 2 tahun. Kebohongan Susanto terungkap usai pihak RS PHC mengurus perpanjangan kontrak kerjanya.
Demi melancarkan aksinya itu, Susanto menggunakan identitas dr Anggi Yurikno, dokter asli asal Bandung. Susanto lantas dipercaya oleh pihak RS PHC menjadi dokter klinik K3 wilayah kerja Pertamina di Cepu, Jawa Tengah. Meski begitu, pihak RS PHC memastikan tidak ada pasien yang menjadi korbannya.
Profil Susanto
Susanto adalah warga asli Grobogan, Jawa Tengah. Ia pernah bersekolah di SDN Tunggulrejo 1, SMP Negeri Gabus 1, dan SMAN 1 Martoyudan Magelang. Setelah lulus SMA, Susanto tidak berniat untuk kuliah. Ia pun memilih untuk langsung bekerja.
Dilansir dari RBG.id (Jawa Pos Group), berkaitan dengan kehidupan pribadinya, Susanto menikah dengan perempuan bernama Siti Masrotun pada 2003 lalu. Dari pernikahannya itu, mereka dikaruniai anak perempuan. Sayangnya, pernikahan itu tidak bertahan lama.
Aksi penipuan yang dia lakukan sebagai dokter gadungan bukanlah yang pertama kali. Sebelum bekerja di Surabaya, Susanto pernah menjadi dokter kandungan di Puskesmas Gabus, Grobogan pada 2006. Ia melakukan aksinya itu sekitar 1 tahun.
Susanto juga menjabat sebagai Kepala UTD di PMI Grobogan periode 2006-2008. Kala itu, ia menggunakan nama aslinya namun diberi gelar dokter. Selanjutnya, Susanto menjadi dokter tipu-tipu di RS Gunung Sawo, Semarang, pada 2008.
Ia bekerja di RS Gunung Sawo sekitar 2 bulan, yaitu dari Februari hingga April 2008. Saat itu, ia mengaku sebagai dr Eko Adhi Pangarsa. Namun, pencurian identitas itu berhasil diketahui setelah polisi mendatangi alamat Eko Adhi yang asli.
Susanto lalu melanjutkan aksinya dengan merantau ke Kalimantan Selatan. Ia bekerja sebagai dokter Obgin di RS Pahlawan Medical Center, Kandangan. Namun, kepalsuannya berhasil terbongkar dalam lima hari bertugas. Hal itu lantaran dirinya grogi dan hampir salah dalam menangani operasi caesar.
Karena hal tersebut, ia dilaporkan oleh direktur rumah sakit dan diproses pidana di Polsek Kota Kandangan. Susanto divonis hukuman penjara selama 20 bulan. Masih belum jera, ia pergi ke Sangatta, Kutai Timur, Kalimantan Timur untuk kembali meneruskan aksinya. Susanto bekerja di Rumah Sakit Sangatta Occupational Health Center (SOHC) dan Rumah Sakit Prima Sangatta.
Dari rekam jejaknya itu, Susanto ternyata pernah menipu total ada 7 institusi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022